Angin diam, enggan mengajak debu terbang
Permukaan telaga meringis
Kerikil dan butiran pasir mengisak tangis
Tenggelam jauh di dasar telaga
Kudengar riuhnya tetap bersukacita
Terselip dalam akar-akar cemara
Doa-doa telah berpaling muka
Terbuai desir angin di pinggir telaga,
perlahan perahu lurus melaju
Membawa bait-bait syair gulana,
bawa serta: kamu
