Perjalanan dimulai
Saat kudengar peluit khas yang menandakan dia siap membawa kami
Bertumpu pada liukan besi panjang
Selalu berjalan beriringan menggapai tempat tujuan
Menyusuri pekatnya malam untuk menjemput fajar
Menjemput impian di kota seberang
Meraih asa 'tuk masa depan
Hening
Bening embun diterpa surya hangat nan berkilau
Lalu aku sigap menyusuri gerbong demi gerbong 'tuk mendapati pintu keluar
Dan dia meninggalkanku sendiri di sini
Sampai dia akan kembali nanti
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Sajak Kereta Api
![[PUISI] Sajak Kereta Api](https://image.idntimes.com/post/20220915/train-1728537-1280-a83f9b6906cbfecac7ba59ea4711d181-c5aabb0143b9c1e191b3fcf067428171.jpg)
ilustrasi kereta api (pixabay.com/12019)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us