Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    [PUISI] Sapa Tanpa Gaung
    ilustrasi wanita berdiri di dekat kereta yang sedang berjalan (Pexels.com/Fatih Doğrul)

    Kukira, cukup dengan mengeja nama
    Aku mampu serukan sapa
    Namun, kau buatku layaknya bisu
    Kala parasmu hiasi netra

    Jadi, kurapalkan tiap abjad berulang
    Memastikan jutaan bagaimana jika
    Agar hafalan tak lagi terbata
    Dan rautku tak salah tanda baca

    Lalu, kuberanikan diri menyebut nama
    Ditemani degup yang kerap bertalu
    Ironisnya, tak peduli lantangnya tutur
    Melodi... nyatanya terhalang oleh derapmu

    Barangkali, sapaku memanglah gaung
    Terdengar, namun terlalu samar
    Hingga telinga tak kenali aksara
    Dan suaraku... mendadak hilang nada

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

    Curated For You

    Editorial Team