Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi pria menyikapi kesedihan
ilustrasi pria menyikapi kesedihan (unsplash.com/Zanyar Ibrahim)

Satu yang selalu terjaga, dengan terpejam
Semalam suntuk hanya tuk pikiran berlalu
Sunyi senyap melodi penuhi diamnya
Maka genggamlah tangan itu

Sebuah luka yang belum juga mengering
Atau terlalu pandai ia dalam memendam
Pada akhirnya perasaan yang sesaki hati,
Akan meletup, sisakan satu isakan pedih

Satu angan yang membersamai
Penyesalan yang toh memangnya perlu
Atau bagaimana akhirnya ia terpejam
Semoga lekas terbangun, harapku pada dirinya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team