Wajah bulan tak akan utuh selamanya
Tetapi ia selalu indah dipandang mata
Begitu pula hati seorang manusia
Retak sedikit, tak apa asal tetap bermakna
Janganlah malu pada luka
Karena luka adalah bukti kita pernah merasa
Bahwa yang paling sempurna
Adalah dia yang menerima cela
Tak perlu menjadi bintang yang tinggi
Untuk mampu menerangi malam hari
Sebab jiwa yang tulus itu berbagi
Lebih bercahaya dari sinar mentari
Maka biarkanlah kurangmu tetap hidup
Jangan paksa itu jadi semu
Karena bentuk cinta yang paling utuh
Lahir dari ketidaksempurnaan itu
![[PUISi] Sempurna Karena Tak Sempurna](https://image.idntimes.com/post/20260427/img_4186_1dba9199-ef1f-41ba-9e7f-2756f9746cba.jpeg)