Macet menghimpitku dari berbagai penjuru mata angin
Lambaian tanganku tak terlihat olehnya
Aku kalah tinggi dengan orang di depanku
Akibat tak mendengar nasihat ibu untuk meminum susu
Kedua mataku mencoba mengunci posisimu
Aku tak ingin kau lepas dari pandanganku
Semoga kau tidak pergi dari semula
Sebelum aku sampai ke sana
Sial, sepatuku tersangkut polisi tidur
Hampir terjatuh, pandanganku lebur
Oh tidak, aku tak dapat menemukanmu lagi
Kau mimpi? Apa semua ini mimpi? Sepertinya iya
![[PUISI] Sepatuku Tergelincir di Tepi Kota Metropolitan](https://image.idntimes.com/post/20260522/1000074437_5cb7f624-616d-410d-9989-1344bc93923b.jpg)