Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego
ilustrasi laki-laki merasa kesal (pexels.com/RODNAE Productions)
Intinya Sih
  • Puisi ini menggambarkan pergulatan batin manusia yang dipenuhi riuh pikiran dan emosi yang saling bertabrakan.
  • Tema utama berpusat pada ego manusia yang sulit dikendalikan, bahkan di tengah kekacauan dan ketidakpastian hidup.
  • Penyair menyoroti upaya memahami cara semesta bekerja, meski realitas sering kali tidak ideal atau bermakna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sajak-sajak berlalu-lalang
Riuh menggema dalam pikiran
Di mana tenang, persetan menang
Terbius redam dan geram

Menggulung lembut menjadi kalut
Ego manusia tak beradab
Layaknya menyambut badai
Dengan pesta sorak-sorai

Kembali mendekap ego
Bukan tunduk, hanya memahami
Cara semesta tak ideal bekerja
Dalam batasan jarak tak bermakna

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Senyum Kecil

[PUISI] Senyum Kecil

14 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Persimpangan Hari

[PUISI] Persimpangan Hari

13 Mei 2026, 10:07 WIBFiction