Kamu adalah senja yang tabah
Kurelakan direnggut gelap,
saat rinduku masih mengeja pendarmu
Kamu cahaya di batas hari,
tak pernah benar-benar kumiliki
hanya sempat kupandangi,
lalu pergi
Aku memilih mundur pelan,
tanpa gaduh, tanpa tuduh
Seperti doa yang selesai diaminkan,
Rajin kulepas ke langit,
Tanpa pernah menagih jawaban
Memang,
Ada keindahan yang tak diizinkan tinggal
Seperti senja di kaca jendela
Tampak dekat, mustahil dipeluk
Ya, serupa dirimu
Maka biarlah aku menjadi petang
Yang belajar redup dengan tenang
Menyimpan hangatmu dalam diam
Meski hati belum benar-benar selesai dengan terang
