Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Menjaga Waras dalam Dekapan Luka

[PUISI] Menjaga Waras dalam Dekapan Luka
ilustrasi seseorang yang bertahan sendirian (pexels.com/Khoa Võ)

Kepala ini gaduh sekali
Penuh teriakan yang sulit dikeluarkan
Perang di balik dahi tak pernah berhenti
Mencabik sisa tenang yang kugapai

Dinding kamar jadi saksi sesaknya bertahan
Menelan pahit kenyataan yang terus menekan
Aku memeluk luka yang durinya menusuk kulit
Tetap tegak meski hidup terlalu banyak menuntut

Setiap napas adalah perjuangan agar tak pecah
Mengikat erat sisa kewarasan yang hampir musnah
Tak ada pahlawan, hanya aku dan rasa sakit yang menyatu
Bertahan dari hancur meski dunia telah menjadi abu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Daun yang Tak Bisa Memilih Jatuhnya

11 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Menyembuhkan Diri

[PUISI] Menyembuhkan Diri

10 Mei 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Pelan

[PUISI] Pelan

09 Mei 2026, 17:57 WIBFiction
[PUISI] Tabungan Rasa

[PUISI] Tabungan Rasa

09 Mei 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Perangai Mematikan

[PUISI] Perangai Mematikan

09 Mei 2026, 08:48 WIBFiction
[PUISI] Niskala

[PUISI] Niskala

08 Mei 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Kepada Kegagalan

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction