Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Suara Bertingkah
ilustrasi meneriakkan suara (pexels.com/Pressmaster)

Berbisik lidah bayang berduri
menganyam rindu serpihan sunyi,
Tertawa menyambut seorang ilusi
Bersenandung ekspresi kusut masai

Bukan sebuah romantisasi gema,
Jelmaan luka pandai bersandiwara
Menyamar doa tersesat mengudara
Harap tersungkur di ambang asa

Kadang menggigil seperti daun tua,
Dipeluk dingin tak bernama
Kadang menggelegar bak petir tak kenal cuaca
memecah langit batin tanpa aba-aba

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team