Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Bukan Pemilik Takhta Hatimu

[PUISI] Bukan Pemilik Takhta Hatimu
ilustrasi cinta tak berbalas (unsplash.com/Moe Kong)

Izinkan aku mengisi sedikit ruang di hatimu
Menjadi pelipur di tengah nestapamu
Meski hanya bayang dalam langkah lelahmu
Aku rela menjadi senyap yang kau abaikan selalu

Aku tak akan meminta memiliki takhta bagi cinta itu
Bila kau anggap dia lebih pantas sebagai penguasanya
Cukup biarkan aku bak pelayan yang tanpa henti ikuti jalanmu
Tak akan memaksa kau menoleh kalau tak mau

Jika kau sudi mengasihi sedikit saja
Biar kuberi tahu, bayaranku hanya senyum yang merekah indah darimu
Tak perlu janji, tak ada kata “selamanya”
Cukup kehangatan itu, yang membuatku merasa dunia berpihak sejenak padaku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Di Sudut Trotoar Kota

24 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction