Desah dan suara malam menjerumuskan rindu ke rongga dadamu
Di sana ia memetakan waktu, mengotakkan lokasi
Kepada masa yang silam, kepada masa yang datang
Kepada mimpi yang lebur, kepada angan yang jatuh
Dan menemui sepasang waktu yang sedang bercinta di bangku-bangku pustaka
Dan menemui sekelumit kisah yang riang di ruang-ruang ingatan
Dan menemui aku di lorong-lorong yang senantiasa kosong
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Suara Malam
![[PUISI] Suara Malam](https://image.idntimes.com/post/20200111/paul-garaizar-rrgjcy3b9gq-unsplash-0b7d9d3d84b50c4963dfc3a445f9b311.jpg)
Unsplash.com/Paul Garaizar
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks
Editorial Team
EditorEkos Saputra
Follow Us