Jam di dinding tetap bekerja
Namun rasanya tidak lagi sama
Beberapa detik lewat begitu saja
Sebagian lain tertahan lebih lama
Namamu kini tidak sering muncul
Hanya sesekali lewat tanpa pertanda
Di tengah hal yang tidak penting
Namun cukup untuk membuatku terdiam
Rindu tidak lagi datang penuh
Ia tersisa dalam potongan kecil
Tidak terasa berat seperti dulu
Namun tetap tinggal tanpa hilang
Waktu tidak membawa rindu pergi
Hanya mengubah cara rasa hadir
Apa yang tersisa tidak lagi meminta
Hanya sebagai bagian yang pernah ada
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Waktu dan Sisa Rindu
![[PUISI] Waktu dan Sisa Rindu](https://image.idntimes.com/post/20260428/pexels-chinarianphotographer-9859390_51bdbe5e-79e1-429f-af94-5af34d2d2cd6.jpg)
ilustrasi pria yang sedang sendiri (pexels.com/Mushtaq Hussain)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us