Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Yang Harus Dilupakan
ilustrasi matahari terbenam (freepik.com/freepik)

Ada nama yang dulu selalu kusebut dalam doa
Kini ia hanya gema yang hilang tanpa suara
Pernah hangat dan terasa begitu nyata
Lalu memudar seperti senja yang tak kembali menyapa

Aku belajar melepaskan tanpa banyak kata
Meski hati sempat menolak dan bertanya-tanya
Bagaimana mungkin yang indah harus dilupa
Sedangkan ia pernah jadi bagian dari bahagia?

Tapi bukankah hidup tak selalu tentang menjaga?
Ada saatnya merelakan menjadi satu-satunya cara
Bukan karena tak cinta, bukan pula karena luka
Tapi karena tak semua yang datang ditakdirkan untuk selamanya

Maka biarlah kau menjadi yang harus dilupakan
Bukan karena benci, tapi harus dilepaskan perlahan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy