Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Jenis Bawang Bombai, Kenali Perbedaan dan Kegunaannya
ilustrasi berbagai jenis bawang bombai (freepik.com/stockking)

Bawang sering digunakan sebagai bahan dalam berbagai masakan dengan cita rasa gurih. Jenis, ukuran, dan rasanya pun beragam. Beberapa jenis bawang digunakan bersamaan untuk menghasilkan rasa kompleks yang memanjakan lidah.

Bawang bombai, termasuk jenis bawang yang sering dijumpai pada tumisan maupun dijadikan camilan seperti onion ring. Nah, tahukah kamu kalau bawang bombai yang digunakan pada masakan Asia dan Western berbeda? Agar gak salah pilih, yuk kenali empat jenis bawang bombai yang sering dijumpai di pasaran berikut ini.

1. Bawang bombai kuning (yellow onion)

ilustrasi yellow onion (vecteezy.com/NARONG KHUEANKAEW)

Bawang bombai kuning atau yellow onion termasuk jenis yang paling umum dijumpai di pasaran, terutama di wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara. Bentuknya bulat dengan kulit tipis berwarna cokelat seperti kertas, sedangkan umbinya berwarna putih semburat hijau. Ciri khasnya tersebut yang membuatnya mudah dibedakan dengan sweet onion.

Rasanya seimbang antara manis, sepat, dan tidak terlalu tajam. Setelah dimasak maka akan lebih lembut, manis, dan gurih. Oleh karena itu, cocok digunakan dalam berbagai masakan dan disebut sebagai jenis bawang bombai paling serbaguna.

Bawang bombai kuning paling enak dimasak dengan cara ditumis atau dipanggang khususnya sup, semur, saus, dan daging panggang. Bawang bombai kuning kaya akan pati, karbohidrat kompleks, dan dapat mempertahankan strukturnya dengan baik setelah dimasak. Semakin lama maka rasanya akan semakin manis. Pantas saja disukai banyak orang dan menjadi pilihan aman saat harus menentukan jenis bawang bombai yang harus digunakan dalam resep.

2. Bawang bombai ungu (red onion)

ilustrasi red onion dan kubis ungu untuk salad (freepik.com/kamranaydinov)

Jika kamu pernah menyantap makanan khas Asia Selatan atau Timur Tengah, maka tidak asing lagi dengan bawang bombai ungu. Warnanya mirip dengan bawang merah, tetapi seukuran dengan yellow onion. Kulitnya berwarna ungu karena mengandung antosianin (sejenis antioksidan), sementara itu umbinya tampak putih yang dilapisi ungu.

Rasanya paling tajam di antara keluarga bawang-bawangan sehingga gunakan secukupnya saat memasak. Punya warna yang cantik membuat red onion sering digunakan sebagai hiasan pada makanan. Selain itu juga sering dimakan mentah bersama salad, dijadikan acar untuk kebab atau taco, serta ditumis bersama makanan dengan rempah yang tajam.

Bilas bawang bombai ungu yang sudah diiris atau dicincang untuk mengurangi rasa tajamnya. Gunakan air dingin atau merendamnya dalam air es selama 20 menit sebelum disajikan. Cara tersebut juga efektif untuk mengurangi aromanya yang kuat.

3. Bawang bombai putih (white onion)

ilustrasi white onion (commons.wikimedia.org/Tahir mq)

Bawang bombai putih merupakan kerabat dekat yellow onion. Mudah dikenali dengan warna dan kulitnya yang tipis seperti bawang putih. Daging umbinya putih kehijauan, ukuran rata-rata keduanya hampir sama, dan sebagian white onion berbentuk oval.

Jenis bawang bombai ini terkenal dengan teksturnya yang renyah dan berair saat mentah. Rasanya lebih lembut dibanding red onion maupun yellow onion. Kamu akan sering menjumpainya pada makanan Meksiko karena menjadi bahan pokok dalam masakan Amerika Latin.

White onion menjadi bahan utama untuk sofrito, bumbu dasar tumis dan aromatik pada masakan Spanyol dan Amerika Latin. Selain itu, juga menambah sentuhan kesegaran gurih saat dijadikan hiasan untuk taco jamur serta enchilada. Biasanya dipotong dadu untuk membuat saus mentah, seperti salsa segar dan guacamole.

4. Bawang bombai manis (sweet onion)

ilustrasi sweet onion (commons.wikimedia.org/Jeffery Martin)

Bawang bombai manis sepintas mirip dengan yellow onion sehingga sebagian orang sering tertukar. Meski bentuknya mirip, tetapi ukurannya lebih besar di antara jenis bawang bombai lainnya. Kulitnya sangat tipis, bentuknya lebih pipih, dan warnanya antara putih hingga kuning tergantung varietasnya, beberapa di antaranya Vidaliars, Walla Wallas, dan Mauis.

Sesuai dengan namanya, sweet onion punya rasa lebih manis dari jenis onion lainnya. Hal tersebut dipengaruhi oleh kandungan sulfurnya yang lebih rendah sehingga membuat rasa pedasnya cenderung ringan. Gula alaminya akan keluar saat proses memasak berlangsung.

Tidak seperti ketiga jenis sebelumnya, rasanya yang ringan membuat bawang bombai manis kurang cocok sebagai pengganti bumbu aromatik dalam resep. Oleh sebab itu, sebaiknya digunakan mentah untuk salad, acar, maupun dicincang sebagai hiasan. Cara lainnya yang lebih familier, yakni buat onion ring.

Sekarang kamu sudah tahu jenis bawang bombai, sehingga lebih mudah untuk menyesuaikan dengan hidangan yang akan dimasak. Setiap jenis akan memberikan rasa dan karakter berbeda dalam masakan. Jadi, jangan sampai salah pilih, ya!


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team