Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi dubai chewy cookie
ilustrasi dubai chewy cookie (YouTube.com/Haru Oven 하루오븐)

Dalam beberapa waktu terakhir, Dubai Chewy Cookies mencuri perhatian pencinta dessert dan kreator konten kuliner karena keunikannya yang berbeda dari kue pada umumnya. Camilan ini menggabungkan tekstur chewy khas marshmallow cokelat dengan renyahnya kadaifi serta rasa pistachio yang kaya dan premium. Perpaduan lintas budaya tersebut membuat Dubai Chewy Cookies terasa eksotis sekaligus modern, hingga akhirnya ramai dibicarakan dan viral di Korea Selatan, terutama di media sosial berbasis visual dan ASMR.

Fenomena ini tidak terjadi tanpa alasan. Selera dessert Korea yang mengutamakan tekstur kenyal, tampilan berlapis yang memuaskan saat dipotong, serta rasa manis yang seimbang menjadi lahan subur bagi popularitas camilan ini. Dubai Chewy Cookies hadir tepat di titik tersebut, menawarkan pengalaman makan yang bukan hanya enak, tetapi juga menarik untuk ditonton dan dibagikan. Agar gak makin penasaran, yuk intip lima fakta menarik Dubai Chewy Cookies di bawah ini!

1. Tekstur kadaifi yang "baru” bagi lidah Korea

ilustrasi bahan kataifi (YouTube.com/Summer Bakery 써머베이커리)

Kadaifi bukan bahan umum di dessert Korea. Hal baru ini memberi aura limited edition. Semakin sulit dicari, semakin diburu. Pola klasik dalam dunia kuliner viral.

Seratnya yang renyah, kering, dan bersuara halus saat digigit memberi sensasi crunchy yang elegan, berbeda dari cookie atau rice cake biasa. Kontras tekstur inilah yang membuat banyak food vlogger Korea menyebutnya “texture surprise dessert”.

2. Pistachio sebagai simbol luxury dessert

ilustrasi pistachio yang sudah dihaluskan (vecteezy.com/Yaumil Fadhilah)

Di Korea, pistachio identik dengan dessert kelas premium dan impor. Saat Dubai Chewy Cookies muncul dengan pasta pistachio yang dominan, aura langsung naik kelas. Visual hijau naturalnya juga sangat “camera-friendly” dan memikat mata.

Selain itu, nama “Dubai” membawa nuansa eksotis, kaya, dan jauh. Saat dipadukan dengan teknik dessert modern yang digemari Korea, lahirlah sensasi global dessert trend. Korea sendiri sangat responsif terhadap makanan dengan cerita lintas budaya yang kuat.

3. Kenyalnya marshmallow mirip dengan tekstur makanan favorit orang Korea

ilustrasi dubai chewy cookie (YouTube.com/ Summer Bakery 써머베이커리)

Budaya dessert Korea sangat mengutamakan tekstur yang kenyal (쫀득함 / jjonddeuk-ham). Dari tteok sampai mochi, tekstur lentur selalu punya tempat spesial. Lapisan marshmallow cokelat pada cookie ini memenuhi standar itu, bahkan lebih kenyal.

Di sisi lain, dessert Korea modern cenderung tidak terlalu manis. Kombinasi kakao pahit, susu bubuk, dan pistachio membuat rasa cookie ini rich tapi tidak menusuk, sesuai selera pasar Korea saat ini.

4. ASMR-friendly dan mudah direplikasi

ilustrasi dubai chewy cookie (YouTube.com/J'adore자도르)

Dubai Chewy Cookies menjadi cepat viral karena sifatnya yang sangat ASMR-friendly. Saat dipotong atau ditarik, lapisan marshmallow cokelat menghasilkan visual dan suara yang memuaskan. Renyahnya kadaifi berpadu dengan tekstur chewy, menciptakan sensasi yang menarik untuk ditonton. Di Korea Selatan, konten ASMR makanan memiliki penggemar besar, sehingga video sederhana pun mudah menarik perhatian.

Selain itu, camilan ini juga mudah direplikasi di rumah. Proses pembuatannya tidak memerlukan oven atau teknik rumit. Hal ini mendorong banyak orang untuk mencoba dan membagikan versinya sendiri. Efek berantai inilah yang membuat Dubai Chewy Cookies terus dibicarakan dan viral.

5. Visual layer yang sempurna untuk konten

ilustrasi dubai chewy cookie (YouTube.com/Haru Oven 하루오븐)

Dubai Chewy Cookies memiliki visual layer yang sempurna untuk konten, terutama di era media sosial yang sangat mengandalkan tampilan. Saat dibelah, terlihat jelas lapisan kadaifi yang renyah, pistachio berwarna hijau lembut, dan balutan cokelat gelap yang kontras.

Perbedaan warna dan tekstur ini menciptakan tampilan yang langsung menarik perhatian, bahkan tanpa tambahan dekorasi. Satu potong saja sudah cukup untuk menghasilkan visual yang estetik dan menggugah rasa penasaran. Keindahan berlapis tersebut membuat Dubai Chewy Cookies sangat cocok untuk video cut shot, slow motion, hingga foto close-up.

Viralnya Dubai Chewy Cookies di Korea Selatan membuktikan bahwa tren kuliner saat ini tidak hanya bertumpu pada rasa, tetapi juga pada pengalaman kuliner menyeluruh, mulai dari tekstur, visual, hingga cerita di baliknya. Kadaifi yang unik, pistachio sebagai simbol kemewahan, dan sensasi chewy yang ekstrem menjadikannya camilan yang mudah diingat dan sulit disaingi.

Lebih dari sekadar tren sesaat, Dubai Chewy Cookies menunjukkan bagaimana dessert dengan identitas kuat dapat menembus batas budaya dan selera pasar. Tak heran jika camilan ini terus diperbincangkan dan tetap viral di Korea Selatan, sekaligus menginspirasi berbagai versi dan kreasi baru di dunia kuliner modern.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team