Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
nian gao atau kue keranjang
nian gao atau kue keranjang (vecteezy.com/Onyengradar)

Saat Imlek tiba, aroma manis dan tekstur kenyal nian gao selalu menghiasi meja makan keluarga Tionghoa. Kue keranjang ini bukan sekadar camilan, melainkan simbol harapan yang telah diwariskan turun-temurun. Setiap gigitannya menyimpan sejarah panjang dan filosofi hidup yang dalam.

Dari bentuknya yang bulat hingga cara penyajiannya, semua memiliki arti tersendiri. Namun, banyak orang belum tahu cerita dan tradisi unik di balik kue ikonik ini. Mari kita kupas lima fakta menarik tentang nian gao yang membuatnya begitu spesial!

1. Nama nian gao mengandung doa tahun yang lebih baik

nian gao atau kue keranjang (commons.wikimedia.org/ProjectManhattan)

Mengutip dari China Highlights, secara harfiah, "nian" berarti tahun dan "gao" berarti tinggi atau kue. Nama ini adalah homofon dari frasa "niannian gao sheng" yang artinya "semoga tahun ini lebih sejahtera dari tahun lalu". Jadi, menyantap nian gao adalah ritual untuk mengundang kemajuan dan peningkatan.

Nian gao melambangkan harapan agar kehidupan, karier, dan rezeki semakin meningkat setiap tahunnya. Tradisi memakan nian gao saat Imlek juga mencerminkan semangat untuk terus berkembang. Itulah mengapa nian gao menjadi hidangan yang sangat dihormati dan wajib ada.

2. Kue ini awalnya adalah persembahan untuk dewa dapur

nian gao atau kue keranjang (commons.wikimedia.org/ProjectManhattan)

Sejarahnya, nian gao menurut China Daily Hongkong, dipersembahkan kepada dewa Zao Jun atau dewa dapur sebelum hari Imlek. Masyarakat percaya kue ini akan "menyumbat" mulut dewa agar hanya melaporkan hal baik ke kahyangan. Tradisi ini dilakukan untuk melindungi keluarga dari kesialan.

Setelah upacara persembahan, barulah nian gao boleh disantap bersama keluarga. Ritual ini menggambarkan pengharapan akan lindungan dan berkah dari leluhur. Hingga kini, rasa manisnya dianggap membawa keberuntungan dan kata-kata manis sepanjang tahun.

3. Tekstur lengket nian gao menyimbolkan ikatan keluarga

nian gao atau kue keranjang (commons.wikimedia.org/Juliana Phang)

Adonan tepung ketan yang sangat kenyal dan lengket adalah ciri khas utamanya. Tekstur ini bukanlah kebetulan, melainkan perlambang eratnya hubungan kekeluargaan. Kue yang lengket diharapkan dapat merekatkan kembali hubungan antar anggota keluarga.

Saat disantap bersama, keluarga diingatkan untuk selalu kompak dan saling mendukung. Filosofi ini sangat sesuai dengan semangat reuni dan kebersamaan saat Imlek. Nian gao menjadi medium pengingat akan pentingnya tali persaudaraan.

4. Bentuk bulatnya melambangkan kesempurnaan dan kesatuan

nian gao atau kue keranjang (commons.wikimedia.org/Choo Yut Shing)

Nian gao tradisional selalu dibentuk bulat seperti koin atau roda. Bentuk ini melambangkan uang, kekayaan, dan siklus kehidupan yang berputar tanpa awal dan akhir. Bulatan juga merepresentasikan bulan purnama, simbol reuni dan keutuhan.

Dalam budaya Tionghoa, bentuk bulat diasosiasikan dengan kesempurnaan dan harmoni. Menyajikannya saat Imlek adalah doa agar keluarga tetap utuh dan hidup berjalan mulus. Tidak heran jika kue ini selalu hadir dalam perayaan terpenting.

5. Nian gao memiliki banyak variasi dan cara menikmati

nian gao yang sudah digoreng (commons.wikimedia.org/Midori)

Meski dikenal sebagai kue manis, nian gao memiliki banyak variasi seperti rasa pandan, gula merah, atau isian kacang. Cara penyajiannya pun beragam, bisa dikukus, digoreng, atau dipanggang. Di beberapa daerah, nian gao goreng dilapisi telur menjadi hidangan gurih.

Inovasi ini menunjukkan adaptasi nian gao dengan selera modern tanpa meninggalkan maknanya. Keluarga bisa menikmatinya sesuai tradisi atau kreasi sendiri yang tetap membawa berkah. Fleksibilitas ini membuat tradisi tetap hidup dari generasi ke generasi.

Wah, ternyata nian gao maknanya dalam banget! Setelah tahu makna filosofis di dalamnya, jadi makin semangat kan makan nian gao tahun ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team