Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Menu Sarapan Enak Khas Singapura, Pas untuk Memulai Hari
kaya toast (commons.wikimedia.org/Sharon Hahn Darlin)

Sebelum memulai aktivitas, sarapan menjadi hal yang tidak boleh dilewatkan. Sarapan sangat penting untuk mengisi ulang energi tubuh dan otak setelah tidur semalaman sehingga dapat meningkatkan konsentrasi.

Singapura dikenal memiliki kuliner dengan perpaduan cita rasa dari berbagai budaya. Hal ini membuat pilihan sarapan di sini sangat beragam, mulai dari hidangan tradisional hingga menu modern yang praktis dan lezat.

Bagi wisatawan, mencicipi sarapan khas Singapura menjadi pengalaman yang tak boleh dilewatkan karena mencerminkan kekayaan budaya dan sejarah yang menarik. Berikut rekomendasi menu sarapan khas Singapura yang wajib dicoba.

1. Kaya toast

kaya toast (unsplash.com/You Le)

Kaya toast begitu populer di Malaysia dan Singapura. Saat ini ada beberapa macam jenisnya seperti kaya toast dengan kerupuk, kaya toast kukus, dan kaya toast ala Prancis.

Kaya toast terdiri dari dua potong roti panggang yang diisi dengan kaya, selai yang terbuat dari gula, telur, santan, dan perisa pandan. Biasanya disajikan dengan sepotong mentega dan dua telur setengah matang di sampingnya, ditemani secangkir kopi panas atau teh susu. Kaya toast mudah ditemukan di kedai kopi, pusat jajanan, food court, dan kafe.

2. Min chiang kueh

min chiang kueh (commons.wikimedia.org/Taman Renyah)

Mirip dengan martabak manis, min chiang kueh kerap disajikan saat sarapan di negara yang terkenal dengan patung Merlion ini.

Pancake ini dibuat dengan campuran tepung terigu, tepung min chiang kueh, santan, telur, gula, ragi, soda kue, dan garam. Setelah itu, pancake diberi topping kacang dan gula, lalu dilipat menjadi dua sebelum disajikan. Variasi isian lainnya juga tersedia, seperti pasta kacang merah dan kelapa parut.

3. Vegetarian bee hoon

vegetarian bee hoon (commons.wikimedia.org/Nur Aisyah Binti Abdullah)

Vegetarian bee hoon adalah street food yang menggabungkan bihun dan sayuran tumis. Umumnya sayuran yang digunakan meliputi kubis, wortel, buncis, sawi putih, dan tauge.

Hidangan ini populer sebagai menu sarapan yang biasa disajikan dengan daging tiruan seperti kulit tahu goreng atau gluten. Vegetarian bee hoon memiliki rasa gurih, teksturnya renyah, dan cara masaknya mudah.

4. Chai tow kway

chai tow kway (commons.wikimedia.org/Choo Yut Shing)

Chai tow kway merupakan hidangan sarapan yang berasal dari tradisi Teochew. Makanan ini terbuat dari kue tepung beras dan lobak putih yang dikukus, kemudian dipotong dadu dan digoreng dengan telur.

Menu ini disantap saat masih hangat dan biasanya akan ditaburi dengan irisan daun bawang dan lada. Acar cabai biasa dijadikan sebagai pendamping untuk sensasi rasa pedas dan asam pada chai tow kway.

5. Chwee kueh

chwee kueh (commons.wikimedia.org/Ruth Ellison)

Chwee kueh menjadi primadona di pusat jajanan di seluruh negeri dan sering dijadikan menu sarapan sebelum memulai aktivitas. Teksturnya lembut yang beradu dengan rasa lobak yang renyah. Bentuknya berupa mangkuk kecil yang terbuat dari tepung beras yang dikukus di cetakan bulat. Menu satu ini disajikan dengan topping lobak asin dan saus sambal disampingnya untuk sensasi gurih, pedas, dan manis.

Bukan sekadar untuk pengisi perut, menu sarapan khas Singapura di atas menjadi pengalaman kuliner yang kaya akan budaya dan cita rasa. Dari manis hingga gurih, setiap menu memiliki keunikan tersendiri di setiap rasa. Jadi, kalau kamu punya kesempatan untuk berkunjung ke Singapura, jangan lewatkan untuk sarapan dengan menu di atas, ya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team