Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Pengganti Keju Edam untuk Kastengel, Tetap Enak dan Lumer di Mulut!
ilustrasi keju gruyere (commons.wikimedia.org/P1898)

Keju edam atau keju belanda memiliki tekstur yang lembut dan creamy, serta rasa yang ringan. Gak heran jika keju edam selalu menjadi bahan utama dalam pembuatan kue kering, seperti kastengel.

Namun, terkadang kamu tidak memiliki keju edam atau ingin mencoba pilihan keju baru. Ada beberapa keju pengganti yang fungsinya sama seperti dengan keju edam. Mari kita bahas beberapa pengganti keju edam untuk kastengel berikut ini!

1. Keju parmesan

ilustrasi keju parmesan (unsplash.com/Alexander Maasch)

Keju parmesan terbuat dari susu sapi mentah berkualitas tinggi, garam, dan rennet. Dikenal sebagai 'king of cheese', jenis keju ini memiliki tekstur kering, keras, dan rapuh sehingga menjadi pilihan utama untuk hasil kue yang renyah.

Parmesan yang diparut halus memberikan aroma gurih yang kuat, memperkaya rasa, dan menciptakan kastengel yang crumbly. Untuk hasil terbaik, gunakan keju parmesan blok daripada kemasan bubuk instan untuk mendapat tekstur renyah yang lebih baik.

2. Keju cheddar

ilustrasi keju cheddar (unsplash.com/Sorin Gheorghita)

Keju cheddar yang sangat digemari dari Inggris ini tidak semirip keju edam, tetapi bisa menjadi alternatif yang baik untuk pembuatan kastengel. Teksturnya lebih padat dan rasa lebih tajam serta kuat.

Jenis keju ini mudah ditemukan di mana saja dan menghasilkan rasa gurih asin dengan tekstur renyah dan lumer jika diolah dengan benar. Supaya hasilnya mirip seperti keju edam, keju cheddar diparut dahulu kemudian diangin-anginkan atau dipanggang dalam oven sebentar hingga kering.

3. Keju gouda

ilustrasi keju gouda (unsplash.com/Katrin Leinfellner)

Gouda adalah keju yang sering dibandingkan dengan edam karena keduanya berasal dari Belanda dan memiliki kesamaan rasa serta teksur. Jenis keju ini memiliki tekstur lembut dan halus, meskipun sedikit lebih keras dari edam.

Rasanya sedikit lebih kaya dan lebih gurih, dibandingkan dengan rasa edam yang ringan. Gunakan keju gouda muda yang rasa dan tekstur mirip dengan edam.




4. Keju gruyere

ilustrasi keju gruyere (commons.wikimedia.org/P1898)

Gruyere adalah keju Swiss yang bisa dijadikan pengganti keju edam. Keju ini memiliki rasa lebih kuat sehingga cocok untuk hidangan panggang seperti kastengel.

Keju gruyere memberikan rasa gurih, manis, dan aroma yang kuat tanpa menutupi bahan lainnya. Teksturnya padat dan mudah meleleh sehingga menghasilkan kastengel premium yang wangi dan gurih.

5. Keju natural

ilustrasi hard cheese (commons.wikimedia.org/Peachyeung316)

Keju natural dibuat dari 100% susu segar alami tanpa bahan tambahan atau proses lebih lanjut setelah pemeraman. Prosesnya hanya melibatkan rennet dan protein susu untuk menghasilkan keju.

Jenis keju natural yang cocok untuk kastengel adalah keju tua atau hard cheese yang teksturnya kering dan beraroma kuat, serta tidak mudah melempem. Penggunaan keju ini akan menghasilkan tekstur renyah, gurih, dan aroma wangi pada kastengel.

6. Keju Quick Melt

ilustrasi keju quick melt (pexels.com/RDNE Stock project)

Keju quick melt cocok untuk kastengel karena meleleh sempurna saat dipanggang. Keju ini dirancang khusus untuk cepat meleleh hanya dalam beberapa detik saat dipanaskan, tanpa perlu suhu tinggi.

Jenis keju quick melt memberikan tekstur renyah di luar dan tidak terlalu kering. Ini menjadi alternatif ekonomis untuk menggantikan keju edam supaya kastengel lebih lumer di mulut.

Tanpa keju edam, kamu masih bisa membuat kastengel lezat meskipun tidak menggunakan bahan aslinya. Setiap jenis keju memiliki tekstur dan rasa yang berbeda sehingga bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Gimana, kamu sudah pernah mencoba membuat kastengel menggunakan 7 pengganti keju edam di atas? Yuk, cobain sekarang juga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team