ilustrasi daging ayam MDM (commons.wikimedia.org/Enricovdc)
Cara paling mudah mengetahui keberadaan MDM adalah membaca komposisi pada kemasan produk. Biasanya tercantum sebagai “daging ayam mekanis” atau mechanically deboned chicken dalam daftar bahan. Produk yang menggunakan MDM juga umumnya memiliki tekstur lebih halus.
Selain label, harga juga sering menjadi petunjuk karena produk berbasis MDM biasanya lebih terjangkau dibanding olahan dari daging fillet. Hal ini terjadi karena pemanfaatan sisa daging membuat biaya produksi lebih efisien. Meski demikian, harga murah bukan berarti kualitas buruk selama proses produksinya sesuai standar. Memahami ciri-cirinya membantu konsumen membuat pilihan lebih sadar saat membeli.
MDM pada dasarnya merupakan hasil pemanfaatan sisa daging ayam yang diproses dengan mesin hingga bertekstur halus dan digunakan luas dalam produk olahan modern. Keamanannya bergantung pada standar produksi, penyimpanan, serta pengawasan yang diterapkan produsen. Setelah memahami cara pembuatannya dan fungsinya dalam makanan, masihkah bahan ini terasa mencurigakan?
Referensi:
"Chicken MDM" Damaco. Diakses pada Februari 2026
"Chicken MDM (Mechanically Deboned Meat)" Brazil Polutry Food. Diakses pada Februari 2026
"Karakteristik Kimia dan Sensori Bakso Goreng Menggunakan MDM (Mechanically Deboned Meat) Ayam" Jurnal Agroindustri Halal. Diakses pada Februari 2026
"New Regulations on Live Animal and Animal Products" USDA Foreign Agricultural Service. Diakses pada Februari 2026