ilustrasi pisang goreng topping keju dan meses (vecteezy.com/Tyas Indayanti)
Pilihan jenis pisang sangat menentukan hasil akhir pisang goreng. Pisang kepok dikenal padat dan gurih sehingga cocok untuk adonan sederhana tanpa banyak gula. Pisang raja memberikan aroma kuat dan rasa manis alami, sementara pisang uli menghasilkan tekstur lembut dan creamy. Perbedaan ini membuat teknik pemotongan juga bervariasi, ada yang disisir untuk memperluas permukaan, ada pula yang dipotong bulat agar bagian dalam tetap lembap.
Perdebatan muncul saat topping mulai ditambahkan, mulai dari keju, cokelat, susu kental manis, hingga es krim. Sebagian orang melihat topping sebagai penambah rasa, sementara yang lain menganggapnya mengaburkan karakter asli pisang goreng. Perdebatan ini tidak soal benar atau salah, melainkan soal preferensi makan. Meski demikian, pisang goreng polos dengan teh atau kopi tetap punya tempat yang sulit tergantikan, meski versi pisang goreng dengan topping terus bermunculan.
Pisang goreng membuktikan bahwa kudapan sederhana bisa bertahan lintas zaman dan budaya tanpa kehilangan daya tarik rasanya. Dari resep yang diwariskan hingga versi yang terus dimodifikasi, pisang goreng tetap hadir sebagai teman sarapan, camilan sore, atau pelengkap obrolan santai. Setiap daerah dan setiap rumah punya caranya sendiri menikmati pisang goreng. Semoga informasi di atas bisa menambah informasi kamu mengenai pisang goreng yang masuk ke dalam salah satu daftar 100 Best Dessert in The World 2025 versi TasteAtlas.
Referensi:
"Pisang Goreng Is the Sweet and Crunchy Snack Indonesian People Eat With Coffee" Matador Network. Diakses pada Desember 2025
"Pisang goreng" Taste Atlas. Diakses pada Desember 2025