Membawa telur sebagai bekal mendaki gunung memang terdengar sederhana, tetapi kenyataannya cukup rumit karena telur mudah sekali pecah jika tidak diperlakukan dengan benar. Banyak pendaki ingin membawa telur segar karena bisa dimasak dengan cara apa pun, mulai dari direbus, digoreng, sampai dicampur ke masakan instan di tenda. Namun, risiko telur hancur di perjalanan membuat banyak orang mengurungkan niat.
Agar kamu tetap bisa menikmati olahan telur di puncak tanpa kerepotan membersihkan ransel yang kotor, ada beberapa cara praktis yang bisa diterapkan. Berikut beberapa penjelasan yang bisa membantu.