Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cara Menyimpan Kunyit agar Awet Tanpa Kulkas, Tetap Segar!
ilustrasi kunyit (pexels.com/Jonathan Córdova R)

Kunyit adalah salah satu superfood asli Indonesia yang wajib banget ada di dapur. Selain bikin masakan jadi lebih sedap dan berwarna, rimpang berwarna oranye ini punya segudang manfaat buat kesehatan. Masalahnya, kalau kamu beli kunyit dalam jumlah banyak dan cuma diletakkan begitu saja di suhu ruang, biasanya dalam beberapa hari kunyit bakal mengerut, kering, atau malah berjamur.

Kalau sisa ruang di kulkasmu sudah penuh untuk menyimpan kunyit, tenang saja, kamu tetap bisa kok menjaga stok kunyit tetap prima dalam waktu lama. Penasaran bagaimana caranya? Yuk, simak cara menyimpan kunyit agar awet tanpa kulkas yang praktis dan bisa langsung kamu praktikkan di rumah!

1. Dikubur dalam pasir atau tanah kering

ilustrasi kunyit (pexels.com/Karl Solano)

Cara pertama ini mungkin terdengar agak tradisional. Tapi jangan salah, teknik ini sangat efektif buat menjaga kesegaran kunyit dalam waktu lama. Prinsipnya mirip seperti saat kunyit masih berada di dalam tanah. Kamu cuma butuh wadah seperti ember kecil atau pot, lalu isi dengan pasir atau tanah yang benar-benar kering.

Kuncinya adalah jangan mencuci kunyit yang akan disimpan. Biarkan saja sisa-sisa tanah yang masih menempel pada kulitnya. Masukkan kunyit ke dalam pasir tersebut sampai tertutup sepenuhnya. Metode ini bakal menjaga rimpang tetap lembap secara alami tanpa membuatnya lembek atau membusuk. Selain itu, kondisi yang gelap dan kering di dalam pasir bakal menghambat pertumbuhan tunas, jadi kunyit kamu tidak akan berubah jadi bibit tanaman baru.

2. Dibungkus kertas atau koran dan simpan di tempat sejuk

ilustrasi kunyit (pexels.com/doTERRA International, LLC)

Kalau kamu tidak mau repot bermain tanah, cara kedua ini jauh lebih bersih dan simpel. Kamu cukup membersihkan kunyit dari kotoran tanah yang menempel terlebih dahulu. Pastikan kunyit dalam keadaan kering sempurna sebelum lanjut ke tahap berikutnya. Setelah kering, bungkus kunyit menggunakan kertas koran atau tisu dapur.

Kenapa tidak boleh pakai plastik? Plastik yang tertutup rapat bakal membuat suhu di dalamnya jadi lembap. Hal ini memicu kunyit "berkeringat" dan akhirnya cepat busuk. Kertas berfungsi menyerap kelembapan berlebih tapi tetap memberikan ruang bagi kunyit untuk bernapas. Setelah dibungkus, simpan di area dapur yang sejuk, kering, dan pastinya tidak terkena sinar matahari langsung. Dengan cara ini, kunyit kamu bakal bertahan segar lebih lama dibanding hanya diletakkan begitu saja di keranjang sayur.

3. Dikeringkan menjadi kunyit kering atau bubuk

ilustrasi kunyit (unsplash.com/Jellybee)

Punya stok kunyit yang terlalu banyak dan takut tidak habis dalam sebulan? Cobalah metode pengeringan. Cara ini adalah solusi paling ampuh kalau kamu ingin menyimpan kunyit hingga berbulan-bulan tanpa takut kualitasnya menurun. Pertama, cuci bersih kunyit lalu iris tipis-tipis agar proses penguapan air lebih cepat.

Jemur irisan kunyit di bawah sinar matahari langsung sampai benar-benar kering dan teksturnya jadi rapuh (mudah patah). Setelah kering, kamu bisa menyimpannya langsung dalam bentuk irisan atau menghaluskannya jadi bubuk kunyit murni. Simpan di dalam toples atau wadah kedap udara yang kering. Saat kamu butuh untuk bumbu masak atau jamu, tinggal ambil secukupnya. Praktis banget, kan? Kamu jadi punya stok kunyit bubuk homemade yang bebas pengawet.

4. Direndam dalam minyak (teknik konfit)

ilustrasi kunyit (pexels.com/Parij Photography)

Metode terakhir ini cocok banget buat kamu yang suka kepraktisan saat memasak. Kamu bisa menggunakan teknik yang mirip dengan confit di dunia kuliner profesional. Caranya, bersihkan kunyit, kupas kulitnya hingga bersih, lalu masukkan ke dalam toples kaca yang bersih dan kering.

Tuangkan minyak goreng atau minyak zaitun ke dalam toples sampai seluruh bagian kunyit terendam sepenuhnya. Minyak di sini berfungsi sebagai pelindung alami yang mencegah udara bersentuhan langsung dengan daging kunyit.

Karena tidak ada kontak dengan udara, pertumbuhan jamur dan proses oksidasi bisa dicegah. Kunyit pun tidak akan menjadi kering. Bonusnya, minyak rendaman tersebut bakal berubah warna jadi kekuningan dan bisa kamu gunakan sebagai minyak aromatik untuk menumis masakan agar lebih gurih!

Nah, itu dia beberapa cara menyimpan kunyit agar awet tanpa kulkas yang bisa kamu coba. Ternyata, menjaga bumbu dapur tetap segar tidak selalu harus bergantung pada teknologi, ya.

Kamu tinggal pilih mana metode yang paling sesuai dengan kebutuhanmu di rumah. Selamat mencoba dan semoga stok kunyit kamu tetap segar terus!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team