ilustrasi potongan rumput plastik di sushi kemasan (commons.wikimedia.org/MichaelMaggs)
Seiring makin populernya sushi di seluruh dunia, tampilannya pun menjadi bagian dari strategi branding produk. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan rasa, tetapi juga presentasi dan kesan pertama saat membuka kemasan. Di sinilah rumput plastik sushi punya peran tersendiri dalam menciptakan persepsi positif terhadap kualitas makanan. Kehadirannya seolah memberi isyarat bahwa makanan ini dirancang dengan perhatian terhadap detail, khas gaya Jepang yang teliti dan estetis.
Produsen makanan memahami bahwa elemen visual bisa memengaruhi keputusan pembelian. Rumput plastik dengan bentuk khas dan warna mencolok memberikan identitas visual yang mudah dikenali. Saat melihatnya, orang langsung tahu bahwa ini adalah produk Jepang atau setidaknya terinspirasi dari budaya Jepang. Ini membuat rumput plastik bukan cuma pelengkap, tetapi juga bagian dari narasi visual yang menegaskan kualitas, tradisi, dan kesan eksklusif dari sushi yang disajikan.
Meski kelihatannya sepele, rumput plastik di sushi kemasan punya makna sekaligus fungsi yang bukan hanya sekadar dekorasi estetis. Ia menjadi simbol dari keseimbangan antara estetika, keamanan makanan, dan penghormatan terhadap tradisi kuliner Jepang. Jadi lain kali kamu menyantap sushi dari kemasan, coba perhatikan kembali potongan hijau mungil itu karena di balik bentuknya yang sederhana, ada cerita panjang yang layak untuk diapresiasi.
Referensi:
“Sushi Grass: Why It’s Used in Sushi Containers”. Reader’s Digest. Diakses pada Mei 2025.
“Here’s Why There’s Plastic Grass in Sushi Containers”. Tasting Table. Diakses pada Mei 2025.