Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi es gabus
Ilustrasi es gabus (IDN Times/Mardya Shakti)

Intinya sih...

  • Es gabus merupakan jajanan tradisional ikonik dengan tekstur kenyal dan rasa manis-gurih dari santan yang menyegarkan.

  • Kue lapis hunkwe memiliki tekstur lembut, rasa manis yang tidak berlebihan, dan sering disajikan dalam acara keluarga.

  • Puding hunkwe menawarkan pengalaman rasa kenyal dan padat, serta tampilannya sederhana namun menarik bagi pencinta jajanan tradisional.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tepung hunkwe merupakan salah satu bahan pangan tradisional yang telah lama digunakan dalam kuliner Nusantara. Terbuat dari sari pati kacang hijau, hunkwe memiliki karakteristik tekstur yang kenyal, lembut, dan sedikit berpori setelah dimasak. Sifat inilah yang membuatnya cocok diolah menjadi beragam jajanan tradisional, baik yang disajikan dingin maupun hangat.

Selain teksturnya yang khas, hunkwe juga dikenal memiliki rasa netral, sehingga mudah dipadukan dengan santan, gula, maupun bahan alami lainnya. Tak heran jika berbagai daerah di Indonesia memiliki jajanan khas berbahan hunkwe yang hingga kini masih disukai lintas generasi.

Berikut beberapa jajanan tradisional khas Indonesia yang terbuat dari tepung hunkwe. Kira-kira ada jajanan kesukaanmu, gak, ya?

1. Es gabus

Es gabus menjadi salah satu jajanan tradisional paling ikonik berbahan dasar tepung hunkwe. Jajanan ini dikenal dengan tampilannya yang berwarna-warni dan teksturnya yang kenyal menyerupai busa ringan. Proses pembuatannya melibatkan hunkwe yang dimasak bersama santan dan gula hingga mengental, lalu dibekukan sebelum disajikan.

Tekstur es gabus yang unik seringkali menimbulkan rasa penasaran, terutama bagi generasi muda yang baru pertama kali mencicipinya. Sensasi manis dan gurih dari santan berpadu dengan dinginnya es membuat jajanan ini kerap menjadi pilihan penyegar pada siang hari. Meski tampilannya terlihat sederhana, es gabus menyimpan nilai nostalgia yang kuat bagi banyak orang.

2. Kue lapis hunkwe

Potret kue lapis (vecteezy.com/Andhika Raya Creative)

Kue lapis hunkwe merupakan variasi kue lapis tradisional yang menggunakan tepung hunkwe sebagai bahan utamanya. Dibandingkan kue lapis berbahan tepung beras, kue lapis tepung hunkwe cenderung memiliki tekstur yang lebih lembut dan licin saat digigit. Lapisan warnanya biasanya dibuat kontras dan menarik secara visual.

Kue ini umumnya disajikan dalam potongan kecil dan sering hadir dalam berbagai acara keluarga, seperti arisan atau hajatan. Rasa manisnya yang tidak berlebihan membuat kue lapis hunkwe mudah diterima oleh berbagai kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa.

3. Puding hunkwe

Puding hunkwe menawarkan pengalaman rasa yang berbeda dibandingkan puding modern berbahan agar-agar atau gelatin. Teksturnya lebih kenyal dan padat, tetapi tetap lembut saat dikunyah. Puding ini biasanya disajikan dengan tambahan saus santan, gula merah cair, atau potongan buah sebagai pelengkap.

Karena rasanya ringan dan tidak terlalu manis, puding hunkwe sering dijadikan pencuci mulut setelah makan. Selain itu, tampilannya yang sederhana justru menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pencinta jajanan tradisional.

4. Kue talam hunkwe

Potret kue talam (freepik.com/jcomp)

Kue talam hunkwe dikenal sebagai jajanan basah dengan perpaduan rasa manis dan gurih yang seimbang. Biasanya terdiri dari dua lapisan, yakni lapisan bawah yang manis dan lapisan atas yang gurih dari santan. Penggunaan hunkwe membuat teksturnya terasa lebih lembut dan sedikit kenyal.

Kue ini kerap dijumpai di pasar tradisional dan menjadi favorit, karena rasanya yang gak ngebosenin. Kombinasi warna dan tekstur pada kue talam hunkwe juga membuatnya terlihat menggugah selera, meski tampil sederhana.

5. Cenil hunkwe

Cenil berbahan hunkwe memiliki tekstur yang lebih elastis dibandingkan cenil biasa. Adonan hunkwe yang dimasak dengan air dan gula menghasilkan kenyal yang khas, lalu dipotong kecil-kecil sebelum disajikan. Cenil biasanya diberi taburan kelapa parut dan disiram gula merah cair.

Rasa manis, gurih, dan kenyal berpadu dalam satu gigitan, menjadikan cenil hunkwe sebagai jajanan yang sulit ditolak. Meski kini semakin jarang ditemui, cenil tetap menjadi simbol kekayaan jajanan pasar Indonesia yang sarat akan nilai tradisi.

Keberagaman jajanan tradisional berbahan hunkwe menunjukkan betapa kreatifnya masyarakat Indonesia dalam mengolah bahan lokal. Di tengah maraknya makanan modern, jajanan ini tetap bertahan sebagai warisan kuliner yang tak hanya lezat, tetapi juga menyimpan cerita dan kenangan dari masa ke masa. Dari beberapa variasi jajanan berbahan tepung hunkwe di atas, jajanan mana yang paling kamu sukai?

Editorial Team