ilustrasi buah jeruk (pexels.com/Cup of Couple)
Secara teknis, di zaman modern sekarang, banyak orang keturunan Tionghoa khususnya yang menjadikan jenis jeruk lain seperti jeruk ponkan, lukan, bahkan jeruk santang sebagai alternatif selain jeruk mandarin.
Namun, ada beberapa catatan jika ingin menggantinya! Di mana wajib sekali menghindari buah jeruk yang memiliki rasa asam. Jeruk asam dikaitkan dengan nasib yang pahit atau sulit. Maka dari itu, jeruk untuk Imlek haruslah yang rasanya manis karena melambangkan kehidupan yang manis di tahun mendatang.
Selain rasa, warna adalah kunci selanjutnya. Buah jeruk yang dipilih harus berwarna oranye/kuning keemasan. Jeruk yang masih sangat hijau biasanya dihindari karena melambangkan sesuatu yang "belum matang" atau mentah.
Nah, sudah paham kenapa jeruk mandarin diidentikan sebagai buah khas Imlek. Kalau kamu tertarik membeli jeruk mandarin untuk hantaran atau hampers, usahakan pilih yang masih menyatu dengan tangkai maupun daunnya, ya.
Daun hijau pada buah jeruk mandarin melambangkan umur panjang serta kesuburan (pertumbuhan yang terus berlanjut). Penerimanya pasti akan senang mendapatkan hantaran buah jeruk mandarin seperti tersebut.