Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Potret chia seed
Potret chia seed (pexels.com/Jubair Bin Iqbal)

Intinya sih...

  • Tidak merendam chia seed sebelum diminum. Perendaman malam sebelumnya membuat chia seed mengembang dan teksturnya lembut, sehingga tidak menyebabkan rasa tidak nyaman di perut.

  • Menjadikan chia seed sebagai satu-satunya sumber serat. Mengonsumsi terlalu banyak chia seed bisa memicu masalah pencernaan seperti kembung, diare, atau sembelit.

  • Tidak memberi jeda saat minum chia seed. Konsumsi berjeda agar tidak mengganggu penyerapan obat maupun vitamin yang ada, serta pastikan untuk minum air putih yang cukup setelah mengonsumsi chia seed.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Chia seed dikenal sebagai salah satu superfood yang populer, karena kaya serat, protein, dan omega-3. Banyak orang mengonsumsinya untuk membantu pencernaan, menjaga berat badan, hingga menunjang gaya hidup sehat. Biasanya, chia seed dicampur ke dalam air putih, infused water, jus, atau smoothie sebagai minuman sehari-hari.

Meskipun terlihat simpel, cara minum chia seed yang kurang tepat justru bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan mengurangi manfaatnya. Tanpa disadari, ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan sesaorang saat mengonsumsi chia seed.

Berikut IDN Times bagikan informasi tentang beberapa kesalahan minum chia seed yang barangkali sering kamu lakukan. Simak baik-baik, ya!

1. Tidak merendam chia seed sebelum diminum

Salah satu kesalahan paling umum adalah langsung mencampurkan chia seed ke dalam minuman, lalu langsung meminumnya tanpa direndam terlebih dahulu. Menurut dr. Ika Mariani Ratna Devi, Sp.PD, perendaman ini sebaiknya dilakukan malam sebelumnya dengan tujuan agar chia seed mengembang dan teksturnya jadi lembut.

"Jadi, jangan langsung ditelan berupa chia seed murni. Harus campur air terlebih dahulu," ujar Dokter Ika, dikutip dari video yang diunggah di Instagram pribadinya @dokterikadevi, Senin (19/1/2026).

Chia seed memiliki kemampuan menyerap cairan hingga beberapa kali lipat dari ukurannya. Jika dikonsumsi dalam kondisi kering, chia seed bisa mengembang di dalam saluran pencernaan dan menyebabkan rasa tidak nyaman di perut, seperti begah.

2. Menjadikan chia seed sebagai satu-satunya sumber serat

Potret chia seed (pixabay.com/allybally4b)

Meski kandungan seratnya tinggi, menyantap chia seed berlebihan justru bisa memicu masalah pencernaan. Menurut Dokter Ika, chia seed termasuk serat yang tidak larut air. "Buat Anda yang sukar buang air besar, tentunya butuh jenis serat lain dari sayur dan buah," ujarnya.

Namun, jika hanya mengandalkan chia seed dan mengonsumsinya terlalu banyak, perut bisa kembung, diare, atau sembelit. Wah, niatnya pengin sehat malah jadi sakit, kan?

3. Tidak memberi jeda saat minum chia seed

Konsumsi chia seed harus dilakukan berjeda, terutama jika kamu juga mengonsumsi vitamin dan obat-obatan lainnya. "Karena chia seed ini akan mengembang di dalam saluran cerna dan tentunya bisa mengganggu penyerapan obat maupun vitamin yang ada," imbuh Dokter Ika.

Jadi, beri jarak beberapa jam setelah mengonsumsi chia seed, jika kamu mau memang mau menyantap vitamin dan obat-obatan, ya!

4. Kurang minum air putih setelah konsumsi chia seed

Potret orang minum air putih (pexels.com/Engin Akyurt)

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah tidak mengimbangi konsumsi chia seed dengan asupan cairan yang cukup. Mengingat chia seed menyerap banyak air, tubuh membutuhkan cairan tambahan agar proses pencernaan tetap lancar.

"Kalau Anda sukar BAB, minum chia seed terus nggak minum air yang banyak, otomatis buang air besar jauh lebih sulit, "ujar Dokter Ika.

Selain itu, apabila tubuhmu kekurangan cairan, serat dalam chia seed justru bisa membuat pencernaan terasa berat. Oleh karena itu, pastikan kamu minum air putih yang cukup setelah mengonsumsi chia seed agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal.

Demikian kesalahan minum chia seed yang barangkali sering kamu lakukan. Jika kamu pernah melakukan salah satu dari daftar di atas, sebaiknya jangan lakukan lagi, ya!

Editorial Team