Santan merupakan bahan masakan yang dihasilkan dari ekstraksi daging kelapa. Kandungannya didominasi oleh lemak jenuh, terutama jenis medium-chain triglycerides yang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan dengan lemak pada umumnya. Selain memberikan rasa gurih yang khas, santan juga membuat tekstur makanan lebih kaya dan lembut.
Namun, konsumsi santan perlu diperhatikan karena memiliki pengaruh terhadap metabolisme tubuh. Respons tubuh terhadap makanan bersantan tidak hanya bergantung pada jumlah yang dikonsumsi, tetapi juga pada pola makan. Beberapa aspek berikut harus menjadi pertimbangan ketika makan hidangan bersantan. Tujuannya agar konsumsi hidangan bersantan tetap seimbang dan tidak berdampak negatif pada kesehatan.
