Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Makanan Balita untuk Perjalanan Mudik yang Praktis
ilustrasi makanan balita untuk perjalanan mudik (pexels.com/Kampus Production)
  • Orang tua disarankan menyiapkan bekal praktis untuk balita saat mudik agar anak tetap nyaman dan terpenuhi gizinya selama perjalanan panjang.
  • Lima pilihan makanan praktis meliputi buah potong, biskuit bayi, puree buah atau sayur, sereal bayi, serta telur rebus lembut yang mudah disajikan di perjalanan.
  • Bekal sebaiknya dikemas dalam wadah tertutup rapat atau cooler bag agar tetap segar, higienis, dan memudahkan waktu makan balita di tengah perjalanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Perjalanan mudik sering kali identik dengan waktu tempuh panjang, perubahan jadwal makan, dan keterbatasan pilihan makanan di jalan. Situasi tersebut membuat banyak orang tua mulai memikirkan bekal sejak sebelum berangkat, terutama ketika membawa anak kecil yang sudah memasuki fase makan padat. Menentukan makanan balita untuk perjalanan mudik tidak hanya soal kenyang, tetapi juga soal rasa, tekstur, serta cara penyajian yang tetap praktis selama di perjalanan.

Bekal makanan yang tepat bisa membantu balita tetap nyaman meskipun harus duduk lama di mobil, kereta, atau pesawat. Menu yang mudah dimakan, tidak terlalu berantakan, dan sudah dikenal oleh lidah anak biasanya menjadi pilihan paling aman. Karena itu, memilih makanan dengan cita rasa ringan dan bahan sederhana sering menjadi strategi yang digunakan banyak keluarga.

Agar bekal perjalanan tetap variatif dan menggugah selera anak, ini beberapa makanan balita untuk perjalanan mudik yang praktis. Tenang saja, gizinya masih tinggi, kok!

1. Buah potong menjadi bekal segar selama perjalanan

ilustrasi buah potong (pexels.com/Polina)

Buah potong sering menjadi pilihan bekal yang terasa segar tetapi tetap menyenangkan untuk balita. Potongan kecil apel, pir, pepaya, atau melon memberikan rasa manis alami yang biasanya mudah diterima oleh anak. Selain memberikan rasa segar, buah juga menghadirkan warna cerah yang sering membuat anak lebih tertarik untuk makan meskipun sedang dalam perjalanan.

Agar lebih menarik, buah bisa dipotong dalam ukuran kecil seperti dadu, sehingga mudah diambil dengan tangan kecil balita. Banyak orang tua juga menyiapkan buah dalam wadah kecil yang sudah dipisah per porsi agar praktis ketika waktu makan tiba. Menyimpan buah di dalam kotak makan kedap udara atau cooler bag membantu menjaga tekstur dan rasa buah tetap segar selama perjalanan berlangsung.

2. Biskuit bayi menjadi camilan praktis di perjalanan

ilustrasi biskuit bayi (pexels.com/Ron Lach)

Biskuit bayi sering menjadi camilan favorit karena teksturnya ringan dan mudah larut ketika digigit. Rasanya biasanya tidak terlalu manis, sehingga cocok untuk balita yang baru mulai mengenal berbagai jenis makanan padat. Selain itu, bentuk biskuit yang kecil dan mudah digenggam membuat anak bisa memakannya sendiri tanpa bantuan orang tua.

Dalam perjalanan mudik yang panjang, biskuit juga sering menjadi solusi cepat ketika anak mulai menunjukkan tanda lapar. Banyak orang tua menyimpan biskuit dalam wadah kecil atau kantong ziplock agar tetap renyah hingga saat dimakan. Camilan sederhana ini sering membantu menjaga suasana perjalanan tetap tenang karena anak memiliki sesuatu untuk dikunyah sambil menikmati perjalanan.

3. Puree buah lembut menjadi menu balita saat mudik

ilustrasi puree (unsplash.com/Elena Leya)

Puree buah atau sayur menjadi pilihan menu yang cukup populer bagi balita yang masih menyukai makanan bertekstur lembut. Selain buah, seperti pisang, apel, pir, atau mangga, yang memiliki rasa manis alami, sayuran, seperti wortel, labu kuning, dan kentang, juga sering diolah menjadi puree karena rasanya ringan dan teksturnya halus setelah dimasak. Kombinasi buah dan sayur bahkan kerap digunakan agar rasa tetap lezat sekaligus memberi variasi pada menu makan anak selama perjalanan.

Puree biasanya disiapkan sebelum berangkat dengan cara mengukus atau merebus bahan terlebih dahulu hingga benar-benar empuk, kemudian dihancurkan sampai lembut menggunakan sendok atau alat penghalus makanan bayi. Setelah teksturnya halus, puree dapat dimasukkan ke dalam wadah kecil atau botol makanan bayi agar mudah dibawa dan praktis saat waktu makan tiba. Untuk menjaga kualitas rasa dan kebersihannya selama perjalanan, bekal puree sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat atau diletakkan di dalam cooler bag.

4. Sereal bayi menjadi menu praktis di perjalanan

ilustrasi sereal (unsplash.com/freestocks)

Sereal bayi sering dianggap sebagai menu yang praktis karena tidak membutuhkan banyak persiapan. Bubuk sereal dapat disimpan dalam wadah kecil sehingga mudah dibawa di tas perlengkapan anak selama perjalanan mudik. Selain ringan, makanan ini juga memiliki rasa yang lembut, sehingga sering disukai oleh balita.

Ketika waktu makan tiba, sereal cukup dicampur dengan air hangat, ASI, atau susu formula hingga teksturnya berubah menjadi bubur lembut. Aroma hangat dari sereal sering membuat balita lebih tertarik untuk makan meskipun sedang dalam perjalanan. Hidangan sederhana ini juga membantu menjaga perut anak tetap nyaman karena teksturnya mudah dicerna.

5. Telur rebus lembut menjadi bekal bergizi saat mudik

ilustrasi telur rebus (unsplash.com/Tamanna Rumee)

Telur rebus termasuk bekal yang cukup sering disiapkan ketika keluarga melakukan perjalanan jauh. Makanan ini memiliki rasa gurih alami yang biasanya mudah diterima oleh balita yang sudah mulai mengenal makanan padat. Selain praktis, telur juga dapat dimakan langsung tanpa perlu proses pemanasan.

Agar lebih mudah dimakan anak, telur rebus biasanya dipotong kecil atau dihancurkan menjadi beberapa bagian. Potongan telur bisa disimpan dalam kotak makan kecil sehingga tidak mudah rusak selama perjalanan. Teksturnya yang lembut membuat telur rebus tetap nyaman dimakan oleh balita ketika waktu makan tiba di tengah perjalanan panjang.

Menyiapkan bekal makan memang menjadi bagian penting dari persiapan perjalanan keluarga. Menu sederhana dengan rasa yang familiar sering membuat balita lebih mudah makan meskipun suasana sedang berubah. Dengan pilihan yang tepat, makanan balita untuk perjalanan mudik dapat membantu perjalanan terasa lebih nyaman bagi anak maupun orang tua.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team