ilustrasi ayam goreng (unsplash.com/Streets of Food)
Terakhir, kita harus bicara soal dompet dan tujuan memasakmu.
Ayam kampung: Secara harga, ayam kampung biasanya dibanderol lebih mahal. Hal ini wajar karena waktu peliharaannya yang lama (bisa berbulan-bulan). Ayam ini sangat direkomendasikan jika kamu sedang menjalani diet rendah lemak atau ingin menyajikan makanan yang lebih sehat untuk keluarga.
Ayam negeri: Dari sisi ekonomi, ayam negeri jauh lebih ekonomis dan mudah ditemukan di mana saja. Ukurannya pun biasanya lebih seragam dan besar. Jika kamu mengutamakan tekstur daging yang empuk, porsi yang besar, dan harga yang bersahabat, maka ayam negeri adalah pilihan yang tepat.
Memilih antara ayam kampung atau ayam negeri sebenarnya tergantung pada kebutuhanmu saat itu. Kalau kamu sedang mencari rasa gurih yang maksimal untuk masakan berkuah dan peduli pada gaya hidup sehat tanpa lemak jahat, ayam kampung adalah pemenangnya. Kamu gak akan menyesal dengan kekenyalan dagingnya yang khas.
Tapi, kalau kamu sedang ingin masak cepat, punya budget terbatas, atau ingin membuat ayam goreng yang dagingnya sangat lembut dan tebal, ayam negeri gak akan mengecewakanmu.
Jadi, sudah gak bingung lagi kan tentang perbedaan di antara keduanya? Pastikan kamu memilih jenis ayam yang sesuai dengan resep yang ingin kamu coba hari ini. Selamat memasak!