Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tips Membuat Soto Kuah Bening Khas Soto Boyolali
Potret soto ayam kuah bening (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)

Di antara banyaknya varian soto di Indonesia, soto Boyolali atau yang sering disebut dengan soto seger memiliki daya tarik tersendiri. Hal ini dikarenakan kuahnya yang bening, tetapi kaya akan rasa kaldu sapi atau ayam yang gurih.

Berbeda dengan soto bersantan atau soto kuah kuning, soto jenis ini menawarkan sensasi makan yang lebih "bersih" di lidah dan tidak membuat enek. Bagi kamu yang ingin menikmati dan mengolah sajian ini, baik untuk sarapan maupun makan siang, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan.

Penasaran bagaimana rahasia di balik kesegaran soto ikonik ini? Yuk, simak lima tips membuat soto kuah bening ala soto boyolali berikut ini!

1. Gunakan daging dengan sedikit lemak

Potret merebus daging (vecteezy.com/Muhammad Yahya)

Kunci utama kuah soto bening ala soto Boyolali adalah kualitas daging yang digunakan. Untuk soto sapi, pilihlah bagian daging yang tidak terlalu banyak mengandung lemak, seperti bagian paha belakang (topside) atau bagian has dalam.

Jika lebih menyukai soto ayam, pilih ayam kampung, karena lemak alaminya akan memberikan rasa gurih tanpa membuat kuahnya keruh. Selain kualitas daging, teknik memasak juga perlu diperhatikan.

Sebelum dimasak dengan bumbu, daging sapi atau ayam tersebut sebaiknya direbus dengan air mendidih selama 5–10 menit saja, lalu buang air rebusan pertamanya. Teknik ini bisa bantu menghilangkan sisa darah, kotoran, atau hal lain yang membuat kuah soto menjadi keruh dan beraroma amis. Selanjutnya, masak daging dengan air baru.

2. Masak daging dengan api kecil

Potret merebus daging dengan api kecil (freepik.com/pvproductions)

Saat merebus daging untuk menghasilkan kaldu, hindari memasak dengan api besar. Api besar akan memicu "pergolakan" air yang hebat, sehingga lemak atau sisa protein menyatu dengan air secara permanen dan kuah menjadi keruh. Sebaliknya, gunakan api yang sangat kecil untuk merebus daging.

Proses masak yang lambat alias slow cooking ini akan membuat sari pati daging dan tulang keluar secara maksimal ke dalam air tanpa merusak kejernihan kuahnya. Metode ini juga akan membuat tekstur daging menjadi lebih empuk dan lembut hingga ke serat-serat terdalam tanpa membuatnya hancur.

Selama proses perebusan, jangan lupa untuk sesekali menyendok buih putih atau lemak yang masih mengapung di atas permukaan air. Kuah soto soto buatanmu akan terlihat bening dan memberikan sensasi segar saat disantap.

3. Tumis bumbu halus sampai matang

Potret orang sedang menumis bumbu (unsplash.com/louishansel)

Meskipun disebut sebagai soto kuah bening, bumbu yang digunakan tetap harus melimpah, agar rasanya tidak hambar. Bumbu dasar seperti bawang putih, bawang merah, kemiri, jahe, pala, jintan, ketumbar, dan merica menjadi elemen penting.

Untuk takaran, biasanya bawang putih lebih banyak atau lebih dominan dibandingkan bawang merah. Hal ini akan memberikan aroma tajam yang khas, tetapi kuahnya bening dan tidak kecokelatan.

Sebelum dimasukkan ke dalam kuah kaldu, bumbu halus ini wajib ditumis terlebih dahulu hingga benar-benar matang dan mengeluarkan aroma harum. Jika masih mentah, kuah soto akan memiliki rasa "langu" dan bumbunya tidak akan menyatu sempurna dengan air kaldu. Pastikan kamu tidak menumis bumbu hingga gosong, karena akan merusak warna kuah.

Setelah bumbu matang, saring bumbu terlebih dahulu, agar minyak tumisannya tidak berlebih. Selanjutnya, masukkan bumbu tumisan tersebut ke dalam air kaldu dan rebus sampai semuanya menyatu sempurna.

4. Tambahkan bumbu atau rempah aromatik

Potret bumbu aromatik (vecteezy.com/portofoliobagus230698625077)

Selain bumbu halus, bumbu aromatik juga memegang peranan penting dalam pembuatan soto kuah bening ala soto Boyolali. Kamu bisa menambahkan serai, daun salam, daun jeruk, bunga lawang, lengkuas hingga kapulaga.

Pastikan rempah-rempah yang digunakan masih segar agar minyak esensialnya bisa keluar secara optimal dan memberikan wangi yang menggoda saat soto disajikan. Sebaiknya jangan menghaluskan rempah-rempah aromatik ini bersama bumbu halus, agar kuahnya tetap bening.

Cukup memarkan (geprek) serai dan lengkuas, serta buang tulang daun jeruk sebelum dimasukkan ke dalam rebusan kuah. Dengan memasukkannya secara utuh atau hanya digeorek, kamu tetap mendapatkan aroma dari bahan-bahan tersebut dan tidak ada partikel daun atau serat yang berceceran di dalam kuah, sehingga kuahnya tetap bening.

5. Perhatikan bahan pelengkap dan urutan penyajiannya

Potret soto ayam kuah bening (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)

Setelah kuahnya jadi, serta dagingnya empuk dan sudah diiris-iris kecil, langkah selanjutnya adalah penyajian soto. Soto ini biasanya disajikan dalam mangkuk kecil bersama nasi dan beberapa pelengkap, seperti taoge, seledri iris, dan bihun.

Masukkan bahan-bahan tersebut ke dalam mangkuk, lalu tambahkan irisan daging dan siram dengan kuah beningnya. Terakhir, jangan lupakan taburan bawang goreng sebagai sentuhan akhir yang wajib ada.

Bawang goreng akan menambah rasa gurih pada soto dan membuatnya makin nikmat. Selain itu, kamu juga boleh menambahkan pendamping, seperti sate paru, sate telur puyuh, sate usus, babat goreng, dan lain-lain.

Nah, itu dia tips membuat soto kuah bening khas soto Boyolali. Cukup mudah, bukan? Kamu bisa menjadikannya sebagai menu sehari-hari yang menyegarkan dan nyaman di perut. Dijamin semua pasti suka!

Editorial Team