Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Waktu Terbaik Memasukkan Garam ke Dalam Masakan
Potret menambahkan garam pada masakan (pexels.com/RDNE Stock project)

Garam merupakan salah satu bumbu yang berperan sangat penting dalam setiap masakan. Tak hanya rasa asin, garam ini juga mampu menonjolkan cita rasa alami berbagai bahan dan menyeimbangkan rasa masakan. Gak heran kalau bahan ini wajib ada di dapur.

Namun, tahukah kamu bahwa waktu memasukkan garam bisa memengaruhi hasil akhir masakan secara signifikan? Banyak orang masih asal menambahkan garam tanpa mempertimbangkan proses memasak yang sedang berlangsung. Padahal, setiap jenis hidangan punya waktu ideal tersendiri atau timing yang tepat untuk diberi garam.

Biar kamu gak bingung lagi, simak informasi tentang waktu terbaik memasukkan garam ke dalam masakan berikut ini, yuk!

1. Pasta

Potret merebus pasta (pexels.com/Klaus Nielsen)

Pasta yang direbus tanpa garam rasanya jadi kurang sedap. Masukkan garam ke dalam air rebusan pasta saat kondisinya sudah mendidih, lalu masukkan pastanya dan rebus sampai lunak atau al dente.

Satu hal yang perlu diingat adalah sebagian besar garam akan terbuang saat pasta disaring. Jadi, jangan ragu untuk menambahkan garam agak banyak (sekitar 1-2 sdm ) ke dalam air rebusan.

2. Salad

Potret salad sayuran (pexels.com/Cats Coming)

Jika ingin ada sensasi gurih pada salad, kamu bisa memasukkan sedikit garam laut pada salad. Namun, pastikan kamu menaburkannya saat salad hendak disajikan atau proses finishing. Rasa bahan-bahan dalam salad juga akan lebih menonjol.

3. Jamur dan bahan-bahan mengandung air

Potret orang sedang menumis jamur (pexels.com/Katerina Holmes)

Hindari menambahkan garam pada tahap awal saat menumis bahan yang mengandung banyak air, terutama jamur. Garam akan menyerap semua kelembapan pada bahan-bahan tersebut. Kamu bisa menumisnya terlebih dahulu sampai sedikit kecokelatan, kemudian tambahkan garam tepat sebelum diangkat dari api.

4. Sup dan masakan dengan banyak bahan

Potret sup yang sedang dimasak (pexels.com/Tibor Szabo)

Memasukkan garam untuk sup dan makanan yang menggunakan banyak bumbu memang agak tricky. Dalam artikel All Recipes yang diunggah pada 24 Maret 2021, memasukan garam ke dalam sup bisa dilakukan bertahap.

Saat menumis bawang, tambahkan sedikit garam. Saat memasukkan tomat, tambahkan lagi garam dan seterusnya. Cara ini menghasilkan rasa makanan yang lebih enak, asalkan jumlahnya sedikit saja setiap kali dimasukkan.

5. Telur

Potret memberi garam pada telur goreng (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Timing memasukkan telur berbeda tergantung jenis masakannya. Kalau membuat telur orak-arik dan omelet, tambahkan sejumput garam sebelum telur dimasak. Garam akan membuat telur jadi lebih mengembang sempurna. Sedangkan, telur ceplok atau mata sapi, tambahkan garam setelah telur matang atau sebelum disajikan.

6. Tumisan

Potret orang menumis bahan makanan (unsplash.com/Christian Lue)

Saat menumis masakan, terutama yang mengandung bawang dan tomat, kamu bisa memasukkan garam di awal atau setelah bahan-bahan dimasukkan. Hal ini membuat bahan jadi cepat lunak dan menyatu dengan sempurna nantinya.

7. Sayuran hijau

Potret sayuran hijau (pexels.com/Angela Roma)

Jika kamu memasak sayuran hijau, sebaiknya garam dimasukkan terakhir setelah kompor dimatikan. Sayuran hijau memiliki sifat cepat menyusut dan matang. Memberi garam pada tahap akhir akan membuat warnanya tetap hijau cantik dan mencegahnya menjadi terlalu asin.

Nah, sekarang kamu sudah tahu waktu yang tepat memasukkan garam ke dalam masakan. Koreksi penggunaan garammu demi menghasilkan cita rasa masakan terbaik, ya!

Editorial Team