Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi chicken congee
ilustrasi chicken congee (vecteezy.com/Pasakorn Hansetagan)

Intinya sih...

  • Chicken congee adalah sajian bubur ayam lembut dengan kaldu ayam, bawang putih, jahe, dan daun bawang.

  • Chwee kueh merupakan kudapan peranakan dari tepung beras kukus dengan topping chai poh atau lobak asin.

  • Mee sua kuah berupa mi tipis berkuah bening dari ayam atau ikan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Menu sarapan sering kali menjadi penentu utama suasana hati dan sumber energi untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Dan kebanyakan orang memang menyukai tekstur lembut, sensai hangat, serta cita rasa yang ringan saat mencari menu sarapan.

Menariknya, hidangan peranakan memiliki banyak pilihan menu dengan karakter yang sudah disebutkan sebelumnya. Mulai dari yang berkuah hingga kudapan, semuanya tersedia dan bisa kamu pilih sesuai dengan selera, lho. Dalam artikel ini akan dibagikan lima rekomendasi sajian peranakan yang cocok didajikan teman sarapan. Yuk, simak daftar lengkapnya di bawah ini ya!

1. Chicken congee

ilustrasi sajian chicken congee (vecteezy.com/Pasakorn Hansetagan)

Jika kamu menyukai hidangan dengan tekstur yang lembut, kaya protein, tapi memiliki rasa yang ringan, kamu bisa membuat chicken congtee. Sajian ini berupa nasi yang dimasak secara perlahan dengan kaldu ayam dan beberapa bahan aromatik seperti bawang putih, jahe, dan daun bawang.

Bubur ayam ala peranakan ini juga biasanya disajikan dengan taburan bawang goreng, daun bawang, potongan daging ayam rebus, dan sedikit minyak wijen. Tak jarang juga ada beberapa orang yang menikmatinya dengan telur setengah matang untuk menambahkan sensasi creamy di tiap suapan. Untuk mendapatkan cita rasa yang lebih nendang, kamu juga bisa menikmatinya dengan sedikit chili oil.

2. Chwee kueh

ilustrasi chwee kueh (commons.wikimedia.org/DragonSamYU)

Selain chicken congtee, chwee kueh juga merupakan salah satu kudapan peranakan yang memiliki tekstur lembut dan cocok dijadikan menu untuk sarapan. Hidangan ini terbuat dari tepung beras yang dikukus dan diberikan topping chai poh atau lobak asin di bagian atasnya.

Perpaduan tekstur yang kenyal dengan cita rasa gurih asin yang meledak di mulut, membuat tiap gigitan terasa jauh lebih memuaskan. Karena teksturnya yang halus dan mudah dinikmati, kudapan ini sangat cocok dinikmati oleh segala kalangan usia dan tidak terasa berat di mulut.

3. Mee sua kuah

ilustrasi mee sua kuah (commons.wikimedia.org/bryan... )

Jika kamu ingin menikmati hidangan peranakan yang berkuah dan hangat sebagai menu sarapan, kamu bisa mencoba membuat mee sua kuah. Olahan mi ini memiliki tekstur yang sangat lembut dan tipis sehingga tetap terasa nyaman di perut saat disantap di pagi hari.

Tak hanya itu, mee sua juga umumnya disajikan dengan kaldu bening yang berasal dari ayam atau ikan. Bahan ini membuat keseluruhan hidangan memilki cita rasa yang ringan namun tetap gurih dan kaya rasa sehingga tidak membebani pencernaan di pagi hari.

4. Bakwan kepiting

ilustrasi bakwan kepiting (pexels.com/JÉSHOOTS)

Selain mee sua kuah, bakwan kepiting juga bisa menjadi opsi hidangan berkuah ala peranakan yang cocok dinikmati saat pagi hari. Hidangan ini mirip seperti bakso tapi bahan utamanya tidak terbuat dari daging ayam atau daging sapi, melainkan daging kepiting segar.

Karena memakai daging kepiting, hidangan ini memiliki cita rasa gurih manis yang ringan dan tetap nyaman untuk dijadikan menu sarapan. Selain itu, kuahnya yang hangat bisa membantu menaikkan suhu tubuh di hari berhujan seperti saat ini sekaligus memberi asupan protein yang cukup di pagi hari.

5. Bakmoy

ilustrasi bakmoy (commons.wikimedia.org/Crisco 1492)

Bakmoy adalah hidangan berkuah khas peranakan yang disajikan dalam mangkuk. Sajian ini berisikan nasi putih yang disiram dengan kuah kaldu bening dan ditaburi dengan topping tumisan daging atau tahu. Cira rasanya yang gurih, manis, dan ringan membuat sajian ini cocok dinikmati saat waktu sarapan tiba.

Karena sama sekali tidak memiliki sensasi pedas, bakmoy juga sangat cocok dinikmati oleh segala usia dan pastinya tetap nyaman di perut. Tak heran jika bakmoy kerap dijadikan pilihan sarapan tradisional khas peranakan yang bisa memberi energi secara cepat.

Dengan beberapa rekomendasi di atas, sarapan ala peranakan bisa menjadi pilihan lezat yang tetap ringan dan bersahabat bagi pencernaan jika kamu sedang bosan dengan menu sarapan rumahan ala Nusantara. Yuk, pilih hidangannya dan buat di rumah yang paling sesuai dengan seleramu ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team