Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Tips Menyimpan Bahan Makanan Biar Lebih Awet
Makanan beku ditata (Freepik.com/ Freepik)
  • Artikel menekankan pentingnya cara penyimpanan bahan makanan yang benar agar tidak cepat rusak dan membantu mengurangi pemborosan di rumah.
  • Dijelaskan enam tips utama, mulai dari mengatur suhu kulkas, memisahkan bahan sesuai jenis, hingga menggunakan wadah kedap udara untuk menjaga kesegaran.
  • Penulis juga menyoroti pentingnya memperhatikan suhu penyimpanan tiap bahan serta memisahkan buah dan sayur agar kualitas tetap terjaga lebih lama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernah merasa baru beli sayur atau buah, tapi baru beberapa hari sudah layu atau busuk? Hal ini seperti ini sering terjadi karena cara penyimpanan yang kurang tepat. Padahal dengan cara sederhana, bahan makanan bisa bertahan lebih lama dan tetap segar saat digunakan.

Menyimpan bahan makanan dengan benar punya peran besar dalam kehidupan sehari-hari. Kalau penyimpanannya salah, bahan bisa cepat rusak dan akhirnya terbuang sia-sia. Ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan supaya bahan makanan lebih tahan lama.

Nah, berikut enam tips menyimpan bahan makanan biar lebih awet dan tetap segar.

1. Atur suhu kulkas dengan baik

Perempuan berdiri di depan kulkas (Freepik.com/ zinkevych)

Suhu kulkas sebaiknya tetap stabil dan cukup dingin supaya semua bahan makanan bisa tahan lama. Selain itu, cara menyusun bahan juga penting. Biasakan menaruh bahan yang baru dibeli di belakang dan yang lebih lama di bagian depan.

Dengan begitu, kamu tidak akan lupa menggunakan bahan yang sudah lebih dulu disimpan. Selain membuat bahan jadi terpakai dengan lebih baik, cara ini juga membantu mengurangi bahan terbuang karena rusak.

2. Pisahkan bahan makanan sesuai jenis

Wadah makanan (Freepik.com/ Freepik)

Hal yang cukup penting saat menyimpan makanan adalah memisahkan bahan makanan berdasarkan jenisnya. Jangan semua bahan dicampur jadi satu karena setiap bahan punya karakter yang berbeda.

Beberapa jenis bahan jika disatukan dapat membuat yang lain jadi lebih mudah rusak. Dengan memisahkan bahan, dapat membantu menjaga kualitasnya agar lebih lama dan aman saat dikonsumsi.

3. Jangan langsung dicuci

Bahan untuk masakan (Freepik.com/ jcomp)

Banyak orang mencuci sayur sebelum menyimpannya di kulkas, padahal cara ini justru bisa membuat sayur cepat rusak. Air yang menempel di permukaan bisa membuat sayur jadi lembap.

Akibatnya, sayuran jadi lebih cepat layu dan tidak segar lagi. Sebaiknya simpan sayuran dalam keadaan kering dan cuci saat akan dimasak. Kalau ingin mencucinya dulu sebaiknya pastikan sayuran sudah benar-benar kering sebelum dimasukkan ke kulkas.

4. Gunakan wadah kedap udara

Masakan di dalam wadah (Unsplash.com/ Ello)

Bahan yang sudah dipotong atau makanan matang sebaiknya disimpan pada wadah kedap udara. Cara ini penting agar makanan tidak cepat rusak karena terkena udara. Kalau makanan dibiarkan di wadah terbuka biasanya akan lebih cepat kering, berubah rasa, bahkan terkontaminasi bakteri.

Dengan menyimpan di wadah tertutup, makanan jadi lebih aman dan segar dalam waktu lama. Selain itu, menyimpan makanan dalam wadah juga membuat kulkas jadi lebih rapi dan tidak bau.

5. Pisahkan buah dan sayur

Sayuran dan buah di dalam kulkas (Pexels.com/ Polina Tankilevitch)

Cara menyimpan bahan makanan berikutnya adalah dengan memisahkan buah dan sayuran agar tidak cepat rusak. Beberapa buah seperti pisang, apel, dan tomat bisa menghasilkan gas yang membuat proses pematangan jadi lebih cepat.

Kalau gas ini terkena sayuran hijau efeknya bisa membuat sayuran jadi cepat layu. Supaya lebih awet, sebaiknya buah-buahan disimpan di wadah terpisah. Dengan cara ini, kualitas bahan makanan akan terjaga baik dan tidak cepat rusak.

6. Perhatikan suhu penyimpanan

Makanan beku di meja (Freepik.com/ Freepik)

Suhu punya pengaruh yang cukup besar terhadap ketahanan bahan makanan. Tidak semua bahan harus dimasukkan ke dalam kulkas. Namun, tidak semua bahan juga cocok disimpan di suhu ruang. Daging dan ikan sebaiknya disimpan di freezer. Untuk buah seperti pisang dan alpukat sebaiknya disimpan di suhu ruang dulu sampai matang.

Dengan memahami suhu penyimpan yang tepat dapat membantu membuat bahan makanan bertahan lebih lama. Cara ini juga menjaga kualitas agar tetap terjaga sebelum dikonsumsi.

 

Menyimpan bahan makanan sebenarnya bukan hal yang sulit. Kalau dilakukan dengan benar, bahan makanan bisa bertahan lebih lama dan tetap segar saat digunakan. Cara ini membantu menghemat pengeluaran sekaligus menjaga makanan agar tidak mudah rusak.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team