Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tips Membuat Katsu Telur yang Tebal dan Lezat
ilustrasi katsu telur (pixabay.com/DONGWON LEE)
  • Artikel membahas cara membuat katsu telur yang tebal dan lezat dengan bahan utama telur segar dalam jumlah banyak agar hasilnya padat dan memuaskan.
  • Ditekankan pentingnya menambahkan bumbu seperti soy sauce, mirin, garam, serta double cream untuk menciptakan rasa gurih dan tekstur lembut menyerupai custard.
  • Proses pembuatan meliputi penyaringan adonan, pengukusan hingga matang sempurna, lalu pembalutan dengan tepung sebelum digoreng hingga berwarna kecokelatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Keragaman katsu memang tidak usah dipertanyakan lagi. Banyak komponen unik dan menarik yang kerap dijadikan bahan baku pembuatan makanan asal Jepang ini, dan itu bukan cuma daging.

Dalam katsu sando misalnya, beberapa orang kerap menggunakan egg katsu atau katsu telur sebagai isian lembut dan ekonomis. Kalau kamu mau membuat suguhan serupa untuk lauk makan ataupun pelengkap macam-macam suguhan, simak dulu lima tips membuat katsu telur yang tebal dan lezat di bawah ini, yuk!

1. Gunakan telur segar dalam jumlah banyak

ilustrasi telur ayam (pixabay.com/pichai25)

Kualitas telur memengaruhi cita rasa katsu ini secara keseluruhan. Untuk itu, kamu perlu memastikan telur juga dalam keadaan bagus dan segar. Mau pakai telur ayam biasa atau telur omega pun cocok dimasak egg katsu ini.

Jumlah telur yang digunakan harus banyak supaya adonan jadi tebal dan puas makannya. 4 butir telur termasuk sedang untuk disajikan menjadi beberapa potong egg katsu.

2. Beri bumbu pada adonan telur agar lebih enak

telur dalam mangkuk (pixabay.com/dariopes)

Biar telurnya tidak tawar, kamu wajib menambahkan bumbu ke dalam kocokan telur. Bahan ini mencakup soy sauce, mirin, dan garam. Kalau susah mendapatkan mirin, kamu bisa menggantinya pakai gula pasir.

Usahakan penyedap rasa ini ditambahkan secukupnya supaya telur tidak keasinan. Rahasia lain yang bisa bikin adonan telur jadi mirip seperti tekstur custard adalah dengan menambahkan sedikit double cream ke dalam kocokan telur tersebut.

3. Saring telur untuk menghilangkan gelembung

ilustrasi proses menyaring adonan (pexels.com/Klaus Nielsen)

Proses pengocokan telur bisa dilakukan dengan mudah memakai whisk atau garpu. Semakin lama dikocok, adonan akan mengeluarkan busa yang banyak. Oleh karena itu, kamu perlu menyaringnya.

Selain memisahkan gelembung, penyaringan juga berguna untuk menyingkirkan bahan yang masih menggumpal supaya telur katsu buatan kamu tetap lembut dan halus di seluruh bagian.

4. Kukus telur supaya bentuknya tebal dan matang sempurna

membuka panci kukusan (freepik.com/valeria_aksakova)

Dibandingkan digoreng, sebaiknya telur dimasak dengan cara dikukus. Cara ini efektif membuat telur matang sampai ke dalam, tapi teksturnya tetap lembut tanpa khawatir ada bagian yang gosong.

Kamu bisa menggunakan cetakan antilengket atau mengolesi dengan sedikit minyak. Pastikan telur dikukus sampai matang sempurna supaya aman dikonsumsi. Lakukan tes tusuk bila diperlukan.

5. Balut telur yang sudah dingin memakai adonan katsu

ilustrasi proses menggoreng katsu (pexels.com/Patrick)

Sebelum diolah menjadi katsu, telur kukus ini harus sudah dingin sempurna agar tidak hancur saat digoreng nanti. Kalau bahan terlalu tebal dan besar, telur bisa dipotong jadi beberapa bagian.

Lanjut baluri telur dengan adonan tepung, telur, dan tepung roti sampai tertutup sempurna. Dengan demikian, kamu hanya perlu menggorengnya sampai adonan tepung di bagian luar kecokelatan saja, tidak perlu kelamaan.

Bila ingin mencoba membuat katsu telur yang tebal dan lezat, tips di atas akan membantumu memperolehnya dengan mudah. Hidangan ini cocok dijadikan isian katsu sando ataupun dikonsumsi sebagai lauk makan andalan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team