Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi beef brisket
ilustrasi beef brisket (freepik.com/bublikhaus)

Intinya sih...

  • Pilih brisket dengan lemak merata dan warna daging segar

  • Marinasi minimal delapan jam agar bumbu meresap sempurna

  • Masak dengan suhu rendah, tambahkan cairan, dan diamkan sebelum disajikan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Beef brisket merupakan bagian daging yang kaya serat sehingga butuh perlakuan khusus agar hasilnya empuk. Jika diolah dengan cara tepat, brisket bisa berubah teksturnya menjadi lembut saat digigit dan tetap juicy di bagian dalam. Kuncinya ada pada pemilihan teknik memasak, pengaturan waktu, serta cara memasukkan bumbu sejak awal.

Banyak orang gagal mengolah brisket karena terburu-buru dan memakai panas tinggi tanpa persiapan yang matang. Padahal serat daging brisket perlu waktu untuk rileks dan kolagen di dalamnya harus dilelehkan perlahan. Beberapa tips berikut ini bisa diikuti saat kamu hendak mengolah beef brisket yang lembut dan bumbunya meresap.

1. Pilih brisket dengan lemak yang pas

ilustrasi daging mentah (unsplashc.com/Sergey Kotenev)

Pilih brisket dengan lapisan lemak merata karena lemak berperan menjaga kelembapan selama proses memasak panjang. Lemak yang menyebar membantu panas masuk perlahan ke serat daging sehingga tekstur akhir terasa halus. Brisket yang terlalu kurus cenderung cepat kering meski dimasak lama.

Perhatikan juga warna daging yang merah segar dan tidak pucat karena ini menandakan kualitas yang masih baik. Tekan permukaannya sedikit untuk memastikan daging terasa padat namun tidak keras. Pemilihan bahan yang tepat sejak awal akan mempermudah semua tahap berikutnya.

2. Marinasi dengan waktu yang cukup

ilustrasi marinasi daging (freepik.com/repinanatoly)

Marinasi membantu bumbu masuk lebih dalam sekaligus mulai melunakkan serat daging sebelum dimasak. Gunakan campuran garam, rempah, dan sedikit unsur asam ringan seperti cuka apel atau air jeruk. Diamkan brisket minimal delapan jam di kulkas agar proses penyerapan berjalan perlahan.

Garam bekerja menarik cairan lalu mengembalikannya bersama rasa sehingga bumbu lebih menyatu. Unsur asam digunakan secukupnya agar tidak merusak struktur daging. Marinasi yang seimbang membuat rasa lebih dalam tanpa menutupi karakter asli brisket.

3. Gunakan teknik masak suhu rendah

ilustrasi memasak daging (freepik.com/fxquadro)

Memasak brisket paling aman dilakukan dengan suhu rendah dan waktu panjang. Teknik ini memberi kesempatan kolagen berubah menjadi gelatin yang membuat daging terasa lembut. Suhu stabil juga mencegah bagian luar cepat kering sebelum bagian dalam matang.

Metode slow cooking, oven low heat, atau braising sangat cocok untuk brisket. Jaga suhu di kisaran 140 hingga 160 derajat Celsius agar proses berjalan konsisten. Kesabaran pada tahap ini menentukan hasil akhir tekstur daging.

4. Tambahkan cairan dan masak dalam kondisi tertutup

ilustrasi memasak daging (freepik.com/freepik)

Tambahkan cairan seperti kaldu saat memasak agar lingkungan tetap lembap. Cairan membantu menghantarkan panas secara merata ke seluruh bagian daging. Rasa kaldu juga ikut meresap perlahan selama proses memasak.

Tutup wadah masak dengan rapat untuk menahan uap di dalam. Uap ini menjaga permukaan daging tidak mengering meski dimasak lama. Kondisi tertutup membuat brisket matang lebih merata dan lembut.

5. Diamkan daging sebelum disajikan

ilustrasi beef brisket (unsplash.com/Alex Moliski)

Setelah matang, brisket perlu didiamkan sebelum dipotong. Proses ini memberi waktu cairan di dalam daging menyebar kembali. Jika langsung dipotong, jus daging akan keluar dan tekstur terasa lebih kering.

Diamkan brisket selama 15 sampai 30 menit dalam kondisi tertutup longgar. Suhu daging akan turun perlahan tanpa kehilangan kelembapan. Hasil akhirnya terasa lebih juicy dan empuk saat disajikan.

Mengolah beef brisket memang membutuhkan waktu dan perhatian sejak awal hingga akhir. Dengan pemilihan daging yang tepat, marinasi seimbang, serta teknik memasak perlahan, hasilnya bisa selembut kapas dan kaya rasa. Setiap langkah saling terhubung dan membuat brisket layak menjadi hidangan utama yang memuaskan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team