Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Menu Sahur Kombinasi Protein dan Serat, Kenyang Tahan Lama
ilustrasi makan bersama (pexels.com/Thirdman)
  • Sahur berperan penting menjaga energi dan konsentrasi selama puasa, dengan kombinasi protein serta serat yang membantu memperlambat pencernaan dan mempertahankan rasa kenyang lebih lama.
  • Lima menu sahur direkomendasikan: telur dengan oat, Greek yogurt dengan buah beri, roti gandum utuh dengan selai kacang, tahu tempe dengan sayuran, serta kacang-kacangan bersama apel.
  • Kombinasi bahan alami kaya protein dan serat membantu menstabilkan gula darah, mengurangi lapar berlebihan, serta membuat tubuh tetap bertenaga sepanjang hari saat berpuasa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sahur berperan penting dalam menentukan stamina sepanjang hari saat puasa. Pilihan makanan yang tepat membantu menjaga energi tetap stabil, mengurangi rasa lapar berlebihan, serta mendukung konsentrasi selama beraktivitas. Kombinasi protein dan serat menjadi kunci karena keduanya saling melengkapi dalam memperlambat pencernaan dan menjaga rasa kenyang lebih lama.

Protein membantu mempertahankan massa otot dan memicu pelepasan hormon kenyang, sementara serat memperlambat pengosongan lambung serta menstabilkan kadar gula darah. Ketika keduanya dikonsumsi bersama dalam porsi seimbang, tubuh memperoleh pasokan energi yang lebih bertahap dan berkelanjutan. Berikut lima menu sahur kombinasi protein dan serat yang bikin kenyang lebih tahan lama.

1. Telur dan oat utuh

ilustrasi oatmeal (pexels.com/Foodie Factor)

Telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang mengandung asam amino esensial lengkap. Protein dalam telur membantu memperpanjang rasa kenyang serta mendukung perbaikan jaringan tubuh selama berpuasa. Oat utuh kaya akan serat larut seperti beta-glucan yang membantu memperlambat penyerapan karbohidrat.

Ketika dikombinasikan, telur dan oat memberikan keseimbangan antara protein dan serat yang mendukung kestabilan gula darah. Oat juga membantu menjaga kesehatan pencernaan serta memberi tekstur kenyang lebih lama di lambung. Menu ini cocok dikonsumsi dalam bentuk oatmeal hangat dengan telur rebus atau telur orak-arik sebagai pelengkap.

2. Greek yogurt dengan buah beri

ilustrasi yogurth (pexels.com/Life Of Pix)

Greek yogurt dikenal memiliki kandungan protein lebih tinggi dibandingkan dengan yogurt biasa karena proses penyaringan yang mengurangi whey. Protein ini membantu meningkatkan rasa kenyang dan mendukung metabolisme tubuh. Buah beri seperti stroberi atau blueberry mengandung serat serta antioksidan yang baik untuk kesehatan sel.

Kombinasi ini membantu memperlambat pelepasan gula alami dari buah karena kehadiran protein dalam yogurt. Serat dari buah juga mendukung kesehatan usus dan memperlancar pencernaan. Tekstur lembut yogurt yang dipadukan dengan potongan buah segar menjadikan sahur terasa ringan tetapi tetap mengenyangkan.

3. Roti gandum utuh diolesi selai kacang

ilustrasi roti dan selai kacang (freepik.com/azerbaijan_stockers)

Roti gandum utuh mengandung serat lebih tinggi dibandingkan dengan roti putih karena masih mempertahankan bagian dedak dan germ. Serat tidak larut di dalamnya membantu memperlancar pergerakan usus dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Selai kacang alami menyediakan protein serta lemak sehat yang memperlambat pencernaan.

Gabungan karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat menciptakan pelepasan energi yang lebih stabil sepanjang hari. Lemak sehat dari kacang juga membantu meningkatkan kepuasan setelah makan, sehingga keinginan ngemil berkurang. Menu ini mudah disiapkan dan cocok bagi yang membutuhkan sahur cepat namun tetap bernutrisi.

4. Tahu tempe dengan sayuran

ilustrasi tahu (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Tahu dan tempe merupakan sumber protein nabati yang kaya serta mengandung berbagai mineral penting. Tempe khususnya juga mengandung serat tambahan dari kedelai utuh yang difermentasi. Sayuran hijau seperti bayam atau brokoli menyediakan serat, vitamin, serta senyawa antioksidan yang mendukung kesehatan tubuh.

Kombinasi protein nabati dan serat dari sayuran membantu menjaga rasa kenyang lebih lama tanpa membuat perut terasa terlalu berat. Kandungan serat dalam sayuran juga membantu mengontrol kadar gula darah setelah makan. Menu ini dapat diolah dalam bentuk tumisan ringan dengan sedikit minyak agar tetap seimbang.

5. Kacang-kacangan dan buah apel

ilustrasi kacang-kacangan (pexels.com/Marta Branco)

Kacang-kacangan seperti almond atau kacang mete mengandung protein, lemak sehat, serta sedikit serat. Lemak sehat membantu memperlambat pengosongan lambung sehingga energi dilepaskan secara bertahap. Apel kaya akan serat, terutama pektin, yang membantu menjaga kestabilan gula darah.

Ketika dikonsumsi bersama, kacang dan apel menciptakan kombinasi yang mendukung rasa kenyang yang lebih tahan lama. Serat dalam apel bekerja bersama protein dan lemak dari kacang untuk memperlambat pencernaan. Menu ini sederhana, tidak memerlukan banyak persiapan, dan cocok bagi yang memiliki waktu sahur terbatas.

Menu sahur kombinasi protein dan serat dapat membantumu menjaga energi tetap stabil serta mengurangi rasa lapar berlebihan di siang hari. Kombinasi sederhana dari bahan alami dapat memberikan efek kenyang lebih lama tanpa perlu porsi yang berlebihan. Dengan pilihan yang tepat, puasa dapat dijalani dengan tubuh yang lebih bertenaga dan pencernaan yang nyaman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team