Keputusan tersebut diapresiasi oleh Robert Elwood, profesor emeritus dalam bidang ekologi, evolusi, perilaku, dan ekonomi lingkungan dari Queen University Belfast. Elwood menunjukkan beberapa hasil eksperimen.
Bahwa hewan air seperti lobster dapat merasakan sesuatu. Merebusnya dalam air mendidih adalah perbuatan yang tidak dapat dibenarkan.
“Dari data yang diperoleh, menunjukkan betapa hewan juga dapat merasakan sesuatu. Jika kita memberikan mampu memberikan perlindungan terhadap burung dan mamalia lainnya, lantas mengapa sekarang kita tidak memberikan perlindungan terhadap hewan seperti lobster dan kepiting?,” jelas Elwood.
Namun beberapa ilmuwan lain justru berpendapat sebaliknya. Menurut Prof Jeff Shield, seorang ahli biologi dari Virginia Institute of Marine Science, mengatakan belum adanya kejelasan perihal apakah lobster dapat merasakan sakit.
Shield justru cenderung berpendapat bahwa seekor lobster tidak akan merasakan sakit. Karena lobster tidak memiliki otak, seperti halnya serangga.