ilustrasi kentang (pixabay.com/HolgersFotografie)
Saat musim hujan, tanaman umbi-umbian, seperti wortel dan kentang, akan lebih banyak menyerap air, sehingga hasil panen cenderung berair dan mudah busuk. Hal ini tentu menyebabkan risiko kontaminasi bakteri dan jamur meningkat, nih.
Oleh karena itu, pastikan untuk menyimpan umbi-umbian di tempat yang kering dengan sirkulasi udara yang baik setelah panen. Periksa keadaan wortel dan kentang sebelum dikonsumsi dan hindari jika sudah berkecambah atau terlihat busuk.
Dengan mengetahui beberapa sayuran yang rentan terkontaminasi bakteri dan jamur saat musim hujan, sekarang lamu bisa lebih hati-hati dan teliti saat membelinya, nih. Selain itu, perhatikan juga tempat menyimpan dan cara pengolahannya, ya!
Kenapa beberapa sayuran lebih berisiko dikonsumsi saat musim hujan? | Karena kelembapan udara meningkat saat musim hujan, sehingga bakteri dan jamur lebih mudah berkembang. Akibatnya, beberapa jenis sayuran lebih rentan terkontaminasi jika tidak dibersihkan dan disimpan dengan benar. |
Sayuran apa saja yang paling rentan terkontaminasi saat musim hujan? | Yang disebutkan antara lain sayuran hijau (bayam, selada), kembang kol/brokoli/kubis, jagung dan kacang polong, tauge, jamur, serta umbi-umbian seperti wortel dan kentang. |
Bagaimana cara aman mengolah sayuran yang berisiko tinggi seperti sayuran hijau dan keluarga kol? | Pastikan mencuci hingga benar-benar bersih, karena sayuran hijau cenderung lembap, sedangkan kembang kol/brokoli/kubis memiliki permukaan kasar dan berpori yang mudah menjadi tempat menempel dan berkembangnya bakteri atau jamur. |
Apa tips penyimpanan yang disarankan agar sayuran tidak cepat rusak saat udara lembap? | Jagung & kacang polong: simpan dalam wadah rapat di tempat sejuk, dan cek warna, tekstur, aroma sebelum dimakan.Tauge: simpan di tempat dingin dan kering, cuci bersih, dan hindari yang bau atau berwarna tidak normal.Jamur: simpan dalam wadah bersih, kering, dan suhu tetap dingin.Wortel & kentang: simpan di tempat kering dengan sirkulasi udara baik, dan hindari yang busuk atau sudah berkecambah. |