Umbi-umbian merupakan produk pangan lokal.(IDN Times/Daruwaskita)
Umbi-umbian tak hanya menjadi makanan pengganti nasi. Berbagai jenis umbi-umbian yang kaya karbohidrat ini bisa diolah dengan cara direbus, digoreng, hingga dipanggang. Seringkali umbi-umbian juga diolah menjadi makanan tradisional seperti kolak atau putu ayu.
Infografis stok makanan saat hujan (IDN Times/Aditya Pratama)
Itu dia beberapa rekomendasi stok makanan saat musim hujan, mulai dari makanan instan hingga makanan segar bisa menjadi stok makanan di dapur. Jadi, jangan lupa stok makanan biar gak perlu keluar rumah saat musim hujan, ya!
Kenapa perlu menyiapkan stok makanan saat musim hujan? | Karena saat hujan turun, keluar rumah untuk membeli makanan jadi kurang nyaman dan berisiko membuat kondisi tubuh menurun. Dengan stok yang cukup, kamu tetap bisa makan dengan aman tanpa perlu sering keluar. |
Stok makanan apa yang paling praktis dan mudah diolah saat musim hujan? | Telur (bisa direbus, dadar, orak-arik, topping mi) dan mi instan (bisa stok banyak rasa). Supaya lebih mengenyangkan dan seimbang, mi instan bisa ditambah sayur, telur, sosis, atau bakso. |
Apa saja stok pelengkap nasi yang tahan lama? | Lauk kering seperti abon, kentang mustofa, kering tempe, dan kacang teri cocok disimpan karena praktis dan enak sebagai pelengkap nasi hangat. Selain itu, makanan kaleng (kornet/ikan) serta bahan seperti sayuran beku dan bumbu siap pakai juga memudahkan saat tidak ingin masak ribet. |
Stok makanan sehat apa yang disarankan agar tetap seimbang selama di rumah? | Pilih buah yang relatif tahan lama meski tanpa kulkas (misalnya salak, jeruk, alpukat, melon, nanas, kiwi) dan sayuran yang awet (wortel, terung, kentang, labu siam, buncis, mentimun). Tambahkan juga makanan fermentasi (yoghurt, tapai, kimchi, tempe), rimpang (jahe, kunyit, kencur, lengkuas, temu kunci) untuk bumbu/minuman herbal, serta kacang-kacangan dan umbi-umbian sebagai sumber energi dan variasi menu. |