Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi peppermint tea
ilustrasi peppermint tea (unsplash.com/Massimo Rinaldi)

Intinya sih...

  • Pilih daun peppermint berkualitas dengan aroma tajam dan bersih.

  • Gunakan air panas suhu 85-90 derajat Celsius untuk menghindari rasa pahit.

  • Atur waktu seduh antara 5-7 menit dan tambahkan pemanis setelah proses seduh selesai.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Peppermint tea memiliki rasa ringan dan sensasi segar yang terasa menenangkan sejak tegukan pertama. Teh herbal ini cocok diminum hangat maupun dingin, terutama saat tubuh terasa lelah atau perut kurang nyaman. Meski terlihat sederhana, cara penyeduhan sangat menentukan rasa akhirnya.

Proses menyeduh peppermint tea sebenarnya cukup sederhana, tetapi perlu perhatian pada beberapa detail kecil. Suhu air, durasi seduhan, dan kualitas daun peppermint saling berkaitan dan memengaruhi hasil rasa. Berikut beberapa tips yang bisa diikuti agar peppermint tea bisa terasa segar, bersih, dan mudah dinikmati.

1. Gunakan daun peppermint berkualitas

ilustrasi peppermint (unsplash.com/Shaun Meintjes)

Pilih daun peppermint kering atau segar yang masih memiliki aroma tajam dan bersih. Aroma yang kuat menandakan kandungan minyak atsiri masih terjaga sehingga rasa segar lebih mudah keluar saat diseduh. Daun yang sudah terlalu lama disimpan biasanya terasa getir dan kurang wangi.

Jika menggunakan daun segar, cuci bersih lalu remas perlahan sebelum diseduh. Proses ini membantu melepaskan minyak alami tanpa merusak struktur daun. Rasa teh akan lebih seimbang dan tidak menusuk di lidah.

2. Perhatikan suhu air seduhan

ilustrasi menyeduh peppermint tea (unsplash.com/Peter Burdon)

Air yang terlalu panas sering menjadi penyebab utama rasa pahit pada peppermint tea. Gunakan air panas dengan suhu sekitar 85 hingga 90 derajat Celsius agar ekstraksi rasa berjalan perlahan. Suhu ini cukup untuk mengeluarkan aroma segar tanpa menarik senyawa pahit.

Jika tidak memiliki termometer, diamkan air mendidih selama satu hingga dua menit sebelum digunakan. Cara ini membantu menurunkan suhu secara alami. Hasil seduhan terasa lebih ringan dan nyaman diminum.

3. Atur waktu seduh dengan tepat

ilustrasi menyeduh teh (unsplash.com/Egor Kunovsky)

Waktu seduh ideal untuk peppermint tea berkisar antara 5 hingga 7 menit. Durasi ini memberi kesempatan rasa dan aroma keluar secara seimbang. Menyeduh terlalu lama membuat rasa menjadi tajam dan kurang menyegarkan.

Gunakan penutup cangkir saat menyeduh agar uap dan aroma tidak cepat hilang. Aroma yang terjaga membuat sensasi segar lebih terasa saat diminum. Setelah waktu cukup, segera angkat daun atau kantong teh.

4. Tambahkan pemanis secukupnya

ilustrasi menambahkan pemanis pada teh (freepik.com/weyo)

Jika ingin rasa sedikit manis, tambahkan madu atau gula setelah proses seduh selesai. Pemanis yang ditambahkan saat air masih terlalu panas bisa mengganggu keseimbangan rasa. Penambahan di akhir memberi kontrol rasa yang lebih baik.

Gunakan pemanis secukupnya agar kesegaran peppermint tetap menonjol. Rasa manis berfungsi melengkapi, bukan menutupi aroma herbalnya. Hasil akhirnya terasa lembut dan menyegarkan.

Menyeduh peppermint tea dengan cara yang tepat membuat rasanya ringan dan aromanya terasa alami. Setiap langkah saling berkaitan mulai dari kualitas daun hingga waktu seduh. Dengan perhatian kecil pada detail, peppermint tea bisa menjadi minuman harian yang menenangkan dan menyegarkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team