Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Blueberry loaf cake
ilustrasi blueberry loaf cake (vecteezy.com/Oleksii Shtandarov)

Blueberry loaf cake sering jadi pilihan karena rasanya segar, manisnya ringan, dan cocok dimakan kapan aja. Teksturnya yang padat tapi lembut bikin kue ini pas buat teman ngopi atau camilan sore. Sayangnya, banyak versi rumahan yang berakhir kering dan terasa seret di tenggorokan, apalagi kalau sudah dingin.

Padahal, blueberry loaf cake bisa tetap moist dan nyaman dimakan kalau kamu tahu cara ngolahnya. Kuncinya ada di keseimbangan bahan, teknik mencampur adonan, dan perlakuan pada blueberry. Lima tips berikut bisa bantu kamu dapetin loaf cake yang lembut, juicy, dan enak dari gigitan pertama sampai terakhir.

1. Gunakan kombinasi lemak yang tepat

ilustrasi butter dan minyak (freepik.com/ pressfoto)

Lemak punya peran besar dalam menjaga kelembapan loaf cake. Kamu bisa pakai campuran butter dan minyak supaya teksturnya tetap moist tanpa terasa berat. Butter memberi rasa yang kaya, sementara minyak bantu menjaga kelembapan lebih lama.

Gunakan butter dalam kondisi suhu ruang agar mudah tercampur. Minyak ditambahkan secukupnya supaya cake gak cepat kering setelah dingin. Kombinasi ini bikin crumb lebih lembut dan gak rapuh. Hindari mengurangi lemak terlalu drastis karena loaf cake butuh struktur yang stabil.

2. Jangan terlalu banyak mengaduk adonan

ilustrasi mix adonan (freepik.com/ pressfoto)

Overmix adalah penyebab umum loaf cake jadi bantat dan seret. Setelah bahan kering masuk, aduk perlahan sampai tercampur saja. Adonan yang terlalu sering diaduk akan mengaktifkan gluten berlebihan.

Tekstur cake jadi padat dan kurang lembap saat dipanggang. Padahal blueberry loaf cake seharusnya terasa empuk dan ringan di mulut. Gunakan spatula dan teknik lipat supaya hasilnya lebih lembut.

3. Baluri blueberry sebelum dicampur ke adonan

ilustrasi blueberries (vecteezy.com/Natthaphon)

Blueberry segar atau beku sebaiknya dibaluri sedikit tepung sebelum masuk adonan. Cara ini bantu blueberry tersebar merata dan gak tenggelam ke dasar loyang. Selain itu, cairan dari buah gak langsung meresap ke adonan.

Blueberry yang tersebar rata bikin setiap potongan terasa juicy. Cake juga gak jadi lembek di satu bagian dan kering di bagian lain. Kalau pakai blueberry beku, jangan dicairkan dulu supaya teksturnya tetap terjaga.

4. Tambahkan bahan cair yang memberi kelembapan ekstra

ilustrasi tuang buttermilk (freepik.com/freepik)

Susu, yogurt, atau sour cream bisa jadi kunci loaf cake yang moist. Bahan ini bantu menjaga kadar air di dalam cake tanpa mengubah rasa blueberry yang segar. Yogurt atau sour cream juga memberi tekstur lebih lembut.

Gunakan dalam takaran yang pas supaya adonan gak terlalu cair. Keseimbangan ini bikin cake matang merata dan tetap lembap. Hasilnya loaf cake terasa nyaman dimakan tanpa rasa seret.

5. Panggang dengan suhu stabil dan jangan terlalu lama

ilustrasi oven adonan (commons.wikimedia.org/Anneli Salo)

Blueberry loaf cake sebaiknya dipanggang dengan suhu sedang agar matang perlahan. Suhu terlalu tinggi bikin bagian luar cepat kering sementara bagian dalam belum matang sempurna. Ini sering bikin cake terasa kering.

Cek kematangan dengan tusuk gigi dan segera keluarkan dari oven saat sudah matang. Overbake sedikit saja bisa bikin tekstur berubah drastis. Setelah keluar dari oven, diamkan sebentar sebelum dikeluarkan dari loyang supaya kelembapannya terkunci.

Dengan teknik yang tepat, blueberry loaf cake bisa jadi kue rumahan yang moist, lembut, dan gak bikin tenggorokan kering. Perhatian kecil di tiap tahap bikin hasil akhirnya jauh lebih memuaskan. Cocok banget buat kamu yang pengin sajian simpel tapi tetap nyaman dinikmati.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team