Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Bahan Kuah untuk Es Campur yang Rasanya Creamy Tanpa Bikin Enek
Ilustrasi es campur (liputan6.com)
  • Artikel membahas pentingnya memilih bahan kuah yang tepat agar es campur terasa creamy, seimbang, dan tidak bikin enek saat dinikmati.
  • Lima bahan utama yang direkomendasikan adalah susu kental manis, susu cair full cream, krimer cair, santan cair, dan susu evaporasi dengan karakter rasa berbeda.
  • Setiap bahan memiliki keunggulan tersendiri dalam menciptakan tekstur lembut serta menjaga keseimbangan rasa antara manis, gurih, dan segar pada es campur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Es campur jadi salah satu minuman favorit saat cuaca panas atau menjelang berbuka puasa. Isinya yang beragam membuat rasanya segar, tapi justru di situlah tantangannya. Salah pilih susu bisa bikin es campur terasa terlalu berat, enek, atau malah menutupi rasa bahan lain. Padahal, fungsi susu seharusnya melengkapi, bukan mendominasi.

Karena itu, memilih jenis susu yang tepat sangat penting agar es campur tetap creamy, seimbang, dan nyaman di perut. Tidak semua susu cocok dipakai dalam jumlah banyak atau dicampur dengan aneka isian. Berikut beberapa bahan kuah untuk es campur yang rasanya creamy tanpa bikin enek. Scroll dibawah ini!

1. Susu kental manis

Ilustrasi susu kental manis (freepik.com/azerbaijan_stockers))

Susu kental manis adalah pilihan paling umum karena mudah ditemukan dan rasanya langsung manis legit. Teksturnya yang kental membuat kuah es campur terasa lebih creamy hanya dengan sedikit tambahan. Untuk jualan takjil, susu ini sering jadi andalan karena praktis dan disukai banyak orang.

Namun, penggunaan susu kental manis perlu dikontrol. Jika terlalu banyak, rasa es campur bisa terasa terlalu manis dan berat. Triknya, gunakan secukupnya lalu seimbangkan dengan air kelapa atau sirup ringan agar hasil akhirnya tetap segar dan tidak bikin cepat enek.

2. Susu cair full cream

Ilustrasi susu (pexels.com/Alexas Fotos)

Susu cair full cream memberikan rasa creamy yang halus dan tidak terlalu mencolok. Teksturnya lebih encer, sehingga cocok untuk es campur yang ingin terasa segar dan tidak terlalu kental. Susu ini juga mudah menyatu dengan air es dan bahan lainnya.

Keunggulannya ada pada rasa yang seimbang. Es campur tetap creamy tapi tidak meninggalkan rasa berat di mulut. Cocok untuk kamu yang kurang suka rasa susu yang terlalu dominan dan ingin minuman yang terasa ringan sejak tegukan pertama.

3. Krimer cair

Ilustrasi menuangkan krimer ke gelas kopi (productnation.co)

Krimer cair sering dipakai sebagai jalan tengah antara susu kental manis dan susu cair. Teksturnya creamy dan rasanya cenderung netral, sehingga tidak terlalu manis maupun terlalu hambar. Krimer juga mudah dicampur tanpa mengubah warna minuman secara drastis.

Penggunaan krimer cair cocok untuk es campur dengan banyak isian dan sirup. Rasa creamynya terasa, tapi tidak menutup karakter bahan lain. Ini pilihan aman kalau ingin hasil konsisten dan tidak terlalu berat di perut.

4. Santan cair

Ilustrasi santan kelapa (freepik.com/jcomp)

Santan cair yang sudah diencerkan juga masih sering digunakan karena memberi aroma khas dan rasa gurih. Jika takarannya tepat, santan bisa membuat es campur terasa lebih kaya tanpa terlalu berat. Kuncinya ada pada konsistensi dan jumlah.

Gunakan santan yang tidak terlalu kental dan seimbang dengan air serta pemanis. Jika berlebihan, santan justru bisa bikin enek. Tapi kalau pas, rasanya bisa jadi pembeda yang membuat es campur terasa lebih tradisional dan hangat di lidah.

5. Susu evaporasi

ilustrasi susu (freepik.com/freepik)

Susu evaporasi punya tekstur creamy tanpa rasa manis berlebihan. Inilah yang membuatnya cocok untuk es campur yang isiannya sudah manis, seperti buah, agar, atau kolang-kaling. Susu ini memberi sensasi lembut tanpa mengganggu rasa bahan lain.

Karena tidak semanis susu kental manis, susu evaporasi memberi kontrol lebih pada rasa akhir. Kamu bisa menyesuaikan tingkat manis dari gula cair atau sirup sesuai selera. Hasilnya, es campur terasa lebih ringan dan nyaman diminum, bahkan dalam porsi besar.

Es campur yang enak bukan soal isian melimpah saja, tapi juga keseimbangan rasa kuahnya. Entah untuk konsumsi pribadi atau jualan, memahami karakter tiap jenis kuah akan membantu menghasilkan es campur yang rasanya konsisten dan selalu bikin nagih.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian