Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Resep Gulai Kapalo Lauak Khas Minang yang Gurih dan Lembutnya Istimewa
ilustrasi gulai kapalo lauak (instagram.com/tikspix)

Gulai kapalo lauak adalah salah satu hidangan khas Minangkabau yang menonjolkan kekayaan rasa dari kepala ikan yang dimasak perlahan dalam kuah santan berbumbu. Kelembutan daging ikan, berpadu dengan aroma kunyit, serai, dan daun jeruk, menjadikannya sajian yang hangat sekaligus menggugah selera.

Kamu bisa merasakan sendiri kelezatannya di rumah dengan mengikuti resep lengkapnya di bawah ini. Catat semua bahan dan cara membuatnya dengan cermat, ya!

Bahan Gulai Kapalo Lauak

ilustrasi kepala ikan segar (pexels.com/José Franco)

Bahan utama:

  1. 2–3 kepala ikan kakap

  2. 1 liter santan

  3. 2 lembar daun kunyit, simpulkan

  4. 3 lembar daun jeruk

  5. 1 batang serai, memarkan

  6. 2 ruas lengkuas, memarkan

  7. Garam secukupnya

  8. Gula pasir secukupnya

  9. Air jeruk nipis untuk melumuri ikan

Bumbu halus:

  1. 10 siung bawang merah

  2. 5 siung bawang putih

  3. 8–10 butir cabai merah besar

  4. 5–8 cabai rawit

  5. 3 ruas kunyit

  6. 2 ruas jahe

  7. 1 sdt ketumbar sangrai

  8. 1 sdt merica

  9. 2 butir kemiri

Cara Membuat Gulai Kapalo Lauak

ilustrasi memasak dengan panci (pexels.com/cottonbro studio)

  1. Pertama-tama belah kepala ikan menjadi dua bagian, lalu lumuri kepala ikan yang sudah dibelah dan dibersihkan dengan air jeruk nipis dan sedikit garam. Diamkan sekitar 15 menit untuk mengurangi bau amisnya.

  2. Haluskan semua bahan-bahan bumbu halus dengan menggunakan ulekan atau blender, kemudian tumis bumbu yang sudah dihaluskan tadi bersama dengan serai, daun jeruk, daun kunyit, dan lengkuas hingga mulai mengeluarkan aroma harum dan mulai berminyak.

  3. Tuang santan encer ke dalam tumisan bumbu sambil diaduk-aduk dengan perlahan agar santan tidak pecah. Masak terus hingga santan mulai mendidih, kemudian masukkan kepala ikan secara hati-hati agar tidak hancur. Masak dengan api kecil agar bumbu dapat meresap dengan sempurna.

  4. Setelah kepala ikan mulai matang, lanjut tuang santan kental sambil diaduk-aduk perlahan dari pinggir panci, jangan aduk terlalu keras agar kepala ikan tidak mudah hancur. Terakhir bumbui dengan garam dan sedikit gula pasir bila diperlukan. Masak hingga kuahnya mengental dan aroma rempahnya semakin kuat.

  5. Setelah kuah santannya mulai berminyak dan rasa gulai sudah seimbang, langsung matikan api dan pindahkan masakan ke dalam wadah saji yang sudah disiapkan. Dan gulai kapalo lauak yang gurih, lembut, dan aromatik ini pun sudah siap untuk disajikan selagi hangat.

Tips-tips Membuat Gulai Kapalo Lauak

ilustrasi kepala ikan segar (freepik.com/jcomp)

  1. Gunakan kepala ikan yang sangat segar dan berkualitas baik. Semakin segar kepala ikannya, maka rasa gulainya akan semakin manis dan gurih. Kepala ikan yang tidak segar biasanya akan membuat kuah gulainya terasa lebih amis.

  2. Tumis bumbu halus hingga benar-benar matang dan berminyak. Proses ini penting agar aroma rempah dapat keluar dengan maksimal sehingga membuat kuah gulai tidak langu.

  3. Gunakan api kecil saat memasak kepala ikan, karena dagingnya lebih mudah rapuh, sehingga api kecil akan membantu teksturnya tetap utuh dan bumbu dapat meresap dengan lebih merata.

Dengan kuah yang kental dan bumbu yang meresap hingga ke serat daging ikan, gulai kapalo lauak khas Minang ini siap untuk memanjakan lidah seluruh anggota keluarga di rumah. Sajian ini bukan sekadar menu sehari-hari, tetapi juga cerminan tradisi kuliner Minang yang penuh karakter. Nikmati bersama nasi hangat dan rasakan sendiri kelezatannya bersama seluruh anggota keluarga di rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team