ilustrasi merebus mie (pexels.com/Katerina Holmes)
Untuk mendapatkan cita rasa mie panjang umur ala Chinese yang khas, kamu harus memperhatikan teknik dan urutan memasak yang benar. Gunakan mie yang direbus hanya sampai setengah matang, lalu dibilas air dingin agar teksturnya tetap kenyal dan tidak mudah putus saat ditumis. Saat menumis, pakai api besar agar muncul aroma wok hei atau aroma khas masakan Chinese. Bumbu seperti kecap asin, saus tiram, dan kecap ikan sebaiknya dimasukkan bertahap supaya rasanya seimbang, tidak terlalu asin atau manis. Minyak wijen cukup sedikit dan ditambahkan di tahap akhir agar aromanya tetap harum dan tidak pahit.
Selain itu, jangan memasak mie terlalu lama setelah masuk wajan. Aduk perlahan dan seperlunya saja agar mie tetap panjang dan utuh, sesuai makna simbolisnya. Protein seperti udang dan cumi dimasak lebih dulu hingga pas, lalu disusul sayuran bertekstur keras sebelum sayuran hijau agar semuanya matang merata tanpa lembek. Dengan teknik ini, mie panjang umur akan terasa harum, gurih, dan punya karakter Chinese yang autentik.
Menyantap mie panjang umur di momen Imlek bukan cuma soal rasa, tapi juga tentang kebersamaan dan doa-doa baik yang disajikan di satu piring. Selama mienya tidak dipotong dan dimasak dengan penuh perhatian, setiap suapan terasa lebih bermakna.