Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Resep Mie Menu Peranakan yang Mudah Dimasak di Rumah

ilustrasi masakan mie
ilustrasi masakan mie (pexels.com/银戈 马)

Siapa yang bisa menolak kelezatan masakan peranakan yang kaya akan rempah dan perpaduan budaya? Kabar baiknya, kini kamu gak perlu lagi mengantre di restoran mahal karena ada resep mie menu peranakan mudah dimasak di rumah yang bisa kamu coba sendiri ini. Dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di pasar swalayan, dapur kamu akan langsung tercium aroma harum khas dapur peranakan yang autentik, lho.

Memasak hidangan peranakan sebenarnya bukan tentang kerumitan, melainkan tentang keseimbangan rasa manis, gurih, dan sedikit sentuhan asam. Menu berbasis mie menjadi pilihan favorit karena cara mengolahnya yang praktis namun tetap memberikan kepuasan maksimal bagi perut. Yuk, siapkan celemek kamu dan mulai petualangan kuliner dari dapur sendiri dengan panduan resep mie khas peranakan yang simpel namun lezat di bawah ini!


1. Resep Laksa Nyonya

ilustrasi laksa nyonya
ilustrasi laksa nyonya (pexels.com/UNDO KIM)

Bahan Utama:

  1. 400g mie kuning (untuk 2-3 porsi)
  2. 200g udang ukuran sedang (kupas, sisakan ekor)
  3. 5 buah tahu pong, potong dua
  4. 1 ikat kecil daun kesum (daun laksa)
  5. 600ml santan (dari 1 butir kelapa atau 2 bungkus santan instan 65ml dicampur air)

Bumbu Halus (Blender):

  1. 8 butir bawang merah 
  2. 4 siung bawang putih
  3. 5 butir kemiri (sangrai)
  4. 2 ruas kunyit dan 1 ruas jahe
  5. 10 buah cabai merah keriting
  6. 1 sdm ebi (rendam air panas dulu)
  7. 1 sdt terasi bakar

Cara Membuat:

  1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga minyaknya terpisah (pecah minyak). Masukkan batang serai yang dimemarkan dan daun kesum.
  2. Tuangkan santan encer terlebih dahulu. Masukkan tahu pong agar menyerap kuah. Setelah mendidih, masukkan santan kental, garam, dan gula secukupnya. Jaga api agar santan tidak pecah.
  3. Masukkan udang ke dalam kuah mendidih hanya selama 2-3 menit sampai berubah warna, lalu matikan api.
  4. Letakkan mie yang sudah direbus di mangkuk. Siram dengan kuah kental beserta isinya. Sajikan dengan sambal belacan dan perasan jeruk nipis.

Tips Anti Gagal:

  1. Saat menumis bumbu halus, pastikan sampai "pecah minyak" (minyak terpisah dari bumbu). Ini menandakan bumbu sudah matang sempurna dan tidak akan terasa langu.
  2. Gunakan tahu pong (tahu kulit) karena rongganya sangat efektif menyerap kuah santan yang kaya rempah, sehingga saat digigit, kuah akan meledak di dalam mulut.

2. Mie Goreng Hokkien (Hokkien Mee)

ilustrasi mie goreng Hokkien
ilustrasi mie goreng Hokkien (pexels.com/RDNE Stock project)

Bahan Utama:

  1. 300g mie kuning tebal (Hokkien Mee)
  2. 100g paha ayam, iris tipis
  3. 100g udang dan 1 ekor Cumi, potong cincin
  4. 2 butir telur
  5. 2 genggam tauge dan sawi hijau

Cairan Kaldu (kunci utama):

  1. 400ml air kaldu udang (rebusan kulit dan kepala udang)
  2. 2 sdm kecap manis
  3. 1 sdm kecap ikan & 1 sdm Saus tiram
  4. ½ sdt lada putih

Cara Membuat:

  1. Tumis bawang putih cincang hingga harum, masukkan telur, orak-arik kasar.
  2. Masukkan ayam, udang, dan cumi. Masak hingga setengah matang.
  3. Masukkan mie kuning, lalu tuangkan semua cairan kaldu dan bumbu saus. Tutup wajan selama 2 menit agar mie menyerap kaldu dan menjadi empuk (teknik braising).
  4. Buka tutup wajan, masukkan sayuran. Aduk cepat dengan api besar sampai kuah menyusut menjadi kental dan menyelimuti mie. Sajikan panas.

Tips Masak Anti Gagal:

  1. Jangan menggunakan air biasa. Rebuslah kepala dan kulit udang terlebih dahulu dengan sedikit jahe untuk membuat kaldu udang yang pekat. Inilah yang memberikan rasa gurih "seafood" yang mendalam.
  2. Gunakan api paling besar saat tahap akhir agar terjadi karamelisasi pada kecap dan memberikan aroma smoky (asap) yang khas.

3. Resep Mie Siam Kuah Asam Pedas

ilustrasi mie siam kuah asam pedas
ilustrasi mie siam kuah asam pedas (pixabay.com/PooX2)

Bahan Utama:

  1. 200g bihun (rendam air dingin sampai lemas, tiriskan)
  2. 2 sdm tauco manis (haluskan sedikit)
  3. 4 sdm Air asam jawa kental
  4. 1 sdm gula malaka atau gula merah sisir
  5. 500ml air

Bumbu Halus:

  1. 6 Bawang merah 
  2. 3 Bawang putih
  3. 8 Cabai merah kering (rebus dulu agar lunak)
  4. 1 sdt Belacan/Terasi

Cara Membuat:

  1. Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan tauco. Tumis lagi sebentar.
  2. Tambahkan air, air asam jawa, gula merah, dan garam. Biarkan mendidih dan koreksi rasa (harus dominan asam-manis-gurih).
  3. Masukkan bihun ke dalam kuah. Masak sebentar saja sampai bihun lembut tapi tidak hancur.
  4. Sajikan di piring cekung. Taburi dengan irisan telur dadar tipis, kucai potong, bawang goreng, dan potongan tahu goreng kecil-kecil.

Tips Masak Anti Gagal:

  1. Rendam bihun cukup di air suhu ruang sampai lentur saja, jangan pakai air panas. Bihun yang terlalu lembek akan hancur saat dimasak bersama kuah asam jawa.
  2. Jika rasa asamnya terlalu tajam, tambahkan sedikit lebih banyak Gula Malaka (gula merah). Rasa mie siam yang benar harus memiliki transisi rasa dari pedas, ke asam, lalu berakhir di manis gurih.

4. Resep Kway Teow Siram Sapi (Beef Wat Tan Hor)

ilustrasi kway teow siram sapi
ilustrasi kway teow siram sapi (YouTube.com/Nomadette Eats)

Bahan Utama:

  1. 400g kwetiau basah
  2. 150g daging sapi (Lulur dalam), iris sangat tipis (marinasi dengan 1 sdt maizena dan sedikit minyak agar empuk)
  3. 1 ikat kecil sawi hijau/caisim
  4. 1 butir telur kocok

Bahan Kuah:

  1. 2 siung bawang putih geprek
  2. 400ml air kaldu ayam
  3. 1 sdm kecap asin 
  4.  ½ sdt minyak wijen
  5. 2 sdm tepung maizena larutkan dengan 4 sdm air

Cara Membuat:

  1. Panaskan sedikit minyak di wajan yang sangat panas. Masukkan kwetiau dan 1 sdm kecap asin. Masak dengan api besar sampai kwetiau agak kecokelatan dan harum asap. Angkat, tata di piring.
  2. Tumis bawang putih, masukkan daging sapi. Masak cepat sampai berubah warna saja (jangan terlalu lama agar tidak alot). Masukkan sawi.
  3. Masukkan kaldu ayam dan bumbu. Setelah mendidih, tuangkan larutan maizena. Aduk sampai kuah bening dan kental.
  4. Matikan api. Tuangkan kocokan telur secara perlahan sambil kuah diaduk melingkar (seperti membuat sup jagung). Siramkan di atas kwetiau.

Tips Masak Anti Gagal:

  1. Agar daging sapi tetap empuk seperti di restoran, marinasi irisan daging dengan sedikit tepung maizena dan minyak goreng selama 15 menit sebelum dimasak. Maizena beerfungsi untuk mengunci kelembapan daging.
  2. Saat memasukkan telur kocok ke dalam kuah kental, pastikan api sudah mati. Aduk searah jarum jam perlahan agar telur membentuk serabut halus yang cantik, bukan gumpalan keras.

5. Resep Mie Ayam Jamur ala Oriental

ilustrasi mie ayam jamur ala oriental
ilustrasi mie ayam jamur ala oriental (pexels.com/Beatriz Haiana)

Bahan Utama:

  1. 2 porsi mie telur kualitas bagus (mie karet atau mie keriting)
  2. 200g dada ayam (potong kotak kecil)
  3. 1 kaleng kecil jamur kancing (belah dua)
  4. Bumbu: bawang putih, kecap manis, saus tiram, lada, dan sedikit air

Minyak Bawang (buat sendiri):

  1. 5 siung bawang putih (cincang halus)
  2. 100ml Minyak goreng
  3. Cara bikin: Goreng bawang dengan api sangat kecil sampai kuning keemasan, saring. Gunakan minyaknya untuk mie, bawang gorengnya untuk taburan.

Cara Membuat Ayam Jamur:

  1. Tumis 1 siung bawang putih, masukkan ayam dan jamur.
  2. Tambahkan 2 sdm kecap manis, 1 sdm saus tiram, ½ sdt lada, dan sedikit air.
  3. Masak sampai air menyusut dan bumbu meresap gelap ke ayam.

Cara Penyajian Rinci:

  1. Siapkan mangkuk, beri 1 sdm minyak bawang, 1 sdt kecap asin, dan sejumput lada.
  2. Rebus mie tepat 2-3 menit (jangan lembek), angkat dan langsung masukkan ke mangkuk bumbu. Aduk rata.
  3. Beri topping ayam jamur, sawi rebus, dan taburan bawang putih goreng tadi.

Itulah lima resep mie menu peranakan mudah dimasak di rumah yang bisa kamu jadikan alternatif menu harian atau hidangan spesial saat akhir pekan. Dengan mencoba resep-resep di atas, kamu bisa menghadirkan cita rasa sejarah yang lezat langsung dari dapur pribadimu, deh. Selamat memasak!



This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Food

See More

5 Ide Upgrade Kentang Goreng Supaya Lebih Nikmat dan Kekinian

03 Feb 2026, 20:12 WIBFood