Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Resep Puding Lumut, Camilan Sederhana yang Lembut dan Cantik!
Puding lumut (pixabay.com/Dito91)
  • Puding lumut dikenal karena tampilannya yang unik dengan serat hijau alami dari campuran santan, telur, gula, dan pasta pandan yang pecah saat direbus.
  • Proses pembuatannya melibatkan pencampuran bahan seperti santan, agar-agar, telur, dan pasta pandan lalu dimasak hingga terbentuk serat hijau sebelum didinginkan dalam cetakan.
  • Puding lumut cocok disajikan sebagai hidangan penutup atau camilan keluarga, dengan tips penggunaan santan segar dan pengaturan api agar tekstur serta warna terbentuk sempurna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Puding lumut adalah salah satu kreasi puding yang populer karena memiliki tampilan yang unik. Disebut puding lumut karena di dalam puding muncul serat-serat berwarna hijau yang menyerupai lumut alami, serat hijau tersebut sebenarnya berasal dari campuran santan, telur, gula, dan pasta pandan yang pecah saat direbus. Selain indah dipandang, puding lumut ini juga memiliki rasa yang lembut, manis, gurih, dan segar.

Puding lumut ini sangat cocok untuk dijadikan hidangan penutup, suguhan tamu, atau camilan keluarga. Kalau kalian penasaran dengan proses pembuatannya, kalian bisa langsung simak resep lengkapnya di bawah ini.

Bahan-bahan Membuat Puding Lumut

Ilustrasi bubuk agar-agar (pixabay.com/hewq)

  1. 1 bungkus agar-agar bubuk tanpa warna

  2. 750 ml santan dari 1 butir kelapa atau santan instan dicampur air

  3. 200 gram gula pasir

  4. 3 butir telur ayam

  5. 1 sdt pasta pandan

  6. 1/2 sdt vanili bubuk

  7. Sejumput garam

Cara Membuat Puding Lumut

Ilustrasi mengukus (instagram.com/friel_sit)

  1. Pertama-tama pecahkan telur ayam ke dalam wadah, lalu kocok lepas dengan garpu atau whisk hingga rata. Campurkan santan, gula pasir, garam, pasta pandan, dan vanili ke dalam panci, aduk rata.

  2. Tambahkan telur yang sudah dikocok ke dalam campuran santan, lalu aduk hingga tercampur rata. Jangan dikocok terlalu kencang agar tidak terlalu berbusa. Setelah itu masukkan bubuk agar-agar ke dalam adonan, aduk kembali hingga rata.

  3. Panaskan adonan di atas api sedang sambil diaduk terus dengan perlahan agar santan tidak pecah. Saat mendidih, adonan akan mulai pecah dan terbentuk serat-serat hijau menyerupai lumut, inilah yang menjadi ciri khas dari puding lumut. Aduk perlahan hingga semua bahan matang dan lumutnya merata.

  4. Tuang adonan puding ke dalam loyang atau cetakan puding yang sudah dibasahi dengan air matang, lalu biarkan puding dingin pada suhu ruang hingga uap panasnya hilang. Setelah itu, masukkan puding ke dalam kulkas dan biarkan hingga puding mengeras.

  5. Keluarkan puding dari cetakan dengan cara menyiram bagian luar cetakan dengan air hangat atau mengelilinginya dengan pisau tipis. Pindahkan ke atas piring, lalu potong-potong sesuai selera dan sajikan puding lumut ini selagi dingin agar lebih segar.

Tips-tips Membuat Puding Lumut

Ilustrasi menuang adonan ke cetakan (freepik.com/prostooleh)

  1. Sebaiknya gunakan santan segar agar rasanya lebih gurih, tapi jika ingin yang lebih praktis kalian bisa menggunakan santan instan. Pastikan perbandingannya pas agar puding tidak terlalu encer atau kental.

  2. Gunakan api sedang selama proses perebusan puding. Jika apinya terlalu besar bisa membuat adonan cepat pecah sebelum rata, sedangkan kalau apinya terlalu kecil akan membuat lumut kurang terbentuk dengan sempurna.

  3. Jangan menuang adonan puding ke dalam cetakan saat masih panas. Biarkan hingga uap panasnya hilang sebentar agar tidak ada lapisan air di permukaan puding pada saat puding mengeras.

  4. Jika suka, puding lumut bisa dipadukan dengan lapisan lain, misalnya puding cokelat, puding susu, atau diberi topping buah segar. Tinggal disesuaikan saja dengan selera kalian masing-masing.

Puding lumut ini tidak hanya cantik dengan serat hijaunya yang alami, tetapi juga menyegarkan dan cocok disantap kapan saja. Sajikan puding lumut ini sebagai hidangan penutup atau teman santai bersama keluarga, dijamin akan membuat suasana makin manis dan segar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team