Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Resep Tong Sui ala Dessert Tiongkok, Bisa Disajikan Panas atau Dingin!
ilustrasi tong sui (pexels.com/Ecter)
  • Tong sui adalah dessert tradisional Tiongkok dengan kuah manis ringan dan tekstur lembut, bisa disajikan hangat atau dingin sesuai suasana.

  • Resepnya menggunakan ubi jalar oranye dan ungu, jahe, daun pandan, gula batu, serta lengkeng yang direbus hingga menghasilkan aroma harum khas.

  • Tips penting meliputi pemilihan ubi berkualitas, proses pengukusan terpisah untuk menjaga warna, serta penggunaan pandan dan jahe secukupnya agar rasa seimbang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tong sui merupakan makanan penutup tradisional Tiongkok yang terkenal dengan tekstur lembut dan saus manisnya yang ringan. Dalam bahasa Kanton, "tong sui" sendiri berarti "air gula", namun makanan penutup ini sebenarnya memiliki banyak variasi isian.

Berbeda dengan dessert modern yang cenderung super creamy atau terlalu manis, tong sui dinilai memiliki rasa yang lebih ringan dan menenangkan. Kuahnya yang hangat membuat badan terasa rileks, sedangkan versi dinginnya cocok banget di cuaca panas. Yuk, coba buat tong sui!

Bahan Membuat Tong Sui

ilustrasi bahan tong sui (pexels.com/Anna Tarazevich)

  1. 500 gr ubi jalar oranye

  2. 50 gr gula batu

  3. 1 liter air

  4. 5 iris jahe

  5. 70 gr kelengkeng kering atau segar

  6. Daun pandan, secukupnya

Bahan opsional:

  1. 300 gr ubi ungu

  2. 30 gr gula batu

  3. 400 ml air

  4. 2 potong jahe

  5. Daun pandan, secukupnya

Cara Membuat Tong Sui

ilustrasi memasak tong sui (pexels.com/Yan Krukau)

  1. Siapkan ubi terlebih dahulu. Kupas ubi oranye dan ubi ungu, lalu potong-potong sesuai selera. Setelah itu kukus bersama daun pandan selama kurang lebih 20 menit hingga empuk dan mudah ditusuk garpu.

  2. Kukus ubi oranye dan ubi ungu di wadah terpisah agar warna ungunya tidak bocor dan membuat ubi oranye berubah warna.

  3. Buat kuahnya dengan memasukkan air ke dalam panci, lalu masukkan irisan jahe dan daun pandan yang sudah dihaluskan sedikit agar aromanya semakin keluar. Rebus kurang lebih 10 menit hingga tercium wangi dan kuah terasa lebih hangat.

  4. Tambahkan gula batu, lalu aduk hingga larut sempurna. Sausnya akan mulai terasa lembut dan manis, khas makanan penutup Tiongkok.

  5. Tambahkan ubi jeruk kukus dan lengkeng kering ke dalam sup. Rebus sebentar hingga mendidih sebentar agar semua bumbu menyatu. Setelah itu matikan api dan tutup wajan beberapa menit agar aroma jahe, pandan, dan kelengkeng lebih meresap.

  6. Jika ingin versi dua warna yang lebih cantik, rebus air bersama jahe dan daun pandan seperti langkah sebelumnya. Tambahkan gula batu hingga larut, lalu masukkan ubi ungu yang sudah dikukus.

  7. Masak sebentar hingga semua bumbu menyatu, lalu matikan api dan tutup panci.

  8. Tuang tong sui ubi oranye dan ubi ungu ke dalam mangkuk, lalu siram dengan jahe pandan dan saus lengkeng yang harum.

  9. Dessert ini enak banget dihidangkan hangat di cuaca dingin karena membuat badan nyaman dan rileks. Tapi kalau didinginkan dulu di kulkas rasanya juga super segar dan cocok di cuaca panas.

Tips Membuat Tong Sui

ilustrasi sajian tong sui (pexels.com/minchephoto photography)

  1. Pilih ubi jalar bagus. Ubi jalar yang enak membuat tong sui terasa lebih nikmat tanpa perlu terlalu banyak gula.

  2. Kukus, jangan langsung direbus. Mengukus memastikan tekstur ubi tetap kencang dan lembut serta tidak mudah hancur saat dicampurkan ke dalam kuah.

  3. Pisahkan ubi ungu dan oranye. Jika kamu mengukusnya tanpa memisahkannya, warna ungu bisa menodai ke mana-mana. Hasil akhirnya kurang estetik.

  4. Peras daun pandan sebelum direbus. Cara ini membuat aroma pandan lebih keluar dan kuahnya jadi lebih wangi ala dessert shop.

  5. Jangan terlalu banyak mengonsumsi jahe. Jahe memberikan sensasi dan aroma hangat, bukan rasa pedas yang dominan. Keseimbangan itu penting.

Jadi, itulah resep tong sui, hidangan penutup khas Tiongkok. Yang membuat tong sui istimewa adalah sensasi relaksasinya. Disajikan hangat sangat cocok untuk malam hari atau cuaca dingin. Namun, jika disajikan dingin, rasanya juga sangat segar dan cocok sebagai dessert yang menyegarkan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team