Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Tips Membuat Onigiri Jepang yang Lezat, Cita Rasa Autentik!
ilustrasi onigiri (pexels.com/Sarah Chai)
  • Onigiri adalah nasi kepal khas Jepang yang praktis, mengenyangkan, dan bisa diisi berbagai bahan sesuai selera, namun butuh teknik tepat agar cita rasanya autentik.
  • Pemilihan beras short atau medium grain, tangan dibasahi dan diberi garam saat membentuk, serta isian kering menjadi kunci menjaga tekstur dan rasa onigiri.
  • Nori sebaiknya dibungkus sesaat sebelum disajikan agar tetap renyah, sementara penyimpanan terpisah membantu menjaga kualitas onigiri lebih lama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Onigiri atau nasi kepal khas Jepang mungkin telah menjadi salah satu makanan favorit yang bukan hanya praktis, tapi juga dikenal penuh cita rasa. Makanan ini memang kerap ditemukan di minimarket yang ada di Jepang dan kerap dijadikan sebagai bekal andalan karena memang sangat praktis dibuat, mengenyangkan, serta bisa diisi dengan berbagai bahan-bahan sesuai selera.

Meski mungkin terlihat sederhana, namun nyatanya membuat onigiri yang benar-benar enak dan autentik memerlukan perhatian ekstra pada beberapa detail penting, mulai dari pemilihan bahan hingga proses pembuatan. Oleh sebab itu, simaklah beberapa tips berikut ini dalam membuat onigiri agar tetap lezat dan autentik seperti yang ada di Jepang.

1. Gunakan beras Jepang yang tepat

ilustrasi beras (pexels.com/cottonbro studio)

Beras yang digunakan untuk membuat onigiri memang semestinya adalah beras Jepang jenis short grain atau medium grain karena memang teksturnya yang cenderung pulen dan lengket pada saat matang. Tekstur ini memungkinkan nasi untuk melekat sempurna tanpa harus menambahkan bahan perekat lainnya, sehingga onigiri pun bisa dibentuk dengan mudah tanpa berpotensi hancur.

Menggunakan jenis beras yang tidak sesuai seperti long grain justru akan menghasilkan onigiri yang mudah sekali pecah dan pada akhirnya sulit dibentuk karena memang kelembapannya kurang, serta tidak lengket secara alami. Oleh sebab itu, pastikan untuk memilih beras yang tepat dan memasaknya dengan takaran yang pas agar hasilnya pun maksimal.

2. Basahi tangan dan gunakan garam saat membentuk

ilustrasi onigiri (unsplash.com/note thanun)

Sebelum mulai membentuk onigiri, sebaiknya basahi kedua tangan terlebih dahulu dengan menggunakan air bersih dan taburkan sedikit garam halus di bagian telapak tangan. Teknik ini memiliki fungsi penting untuk mencegah nasi menempel di tangan, serta tetap memberikan rasa gurih pada bagian luar onigiri sebagaimana yang memang sering dilakukan oleh masyarakat Jepang secara tradisional.

Garam dapat membantu untuk menjaga ketahanan nasi agar tidak sampai cepat mengalami basi, terutama jika onigiri tersebut disiapkan untuk bekal dan tidak langsung dimakan. Membentuknya pun harus dilakukan dengan tekanan lembut dan merata agar nasinya tetap terasa padat, namun tidak sampai berubah terlalu keras dan isiannya di bagian tengah pun tidak sampai berpotensi keluar.

3. Pilih isian yang tidak berair dan mudah disimpan

ilustrasi onigiri (unsplash.com/Daniel Téllez Girón)

Isian onigiri semestinya dapat berupa bahan yang kering atau setidaknya tidak berair, seperti salmon panggang, acar plum, tuna mayo, atau ayam teriyaki. Isian yang terlalu basah justru rentan merembes keluar dan membuat nasinya cepat rusak atau bahkan bertekstur lembek, sehingga inilah yang dapat mengganggu kenikmatan pada saat dimakan.

Jika memang kamu ingin menggunakan bahan isian segar, maka pastikan untuk selalu dimasak sempurna dan didinginkan sebelum dimasukkan ke dalam nasi. Menjaga kualitas isian atau merupakan langkah penting karena akan mempengaruhi cita rasa dan juga keamanan pangan, terutama apabila kamu harus menyimpan onigiri di suhu ruang.

4. Bungkus dengan nori sesaat sebelum disajikan

ilustrasi onigiri (unsplash.com/Samia Liamani)

Membungkus onigiri dengan nori merupakan ciri khas onigiri yang memang dapat memberikan sensasi rasa dan tekstur khas pada saat digigit. Namun, kamu perlu ingat bahwa nori semestinya dapat digunakan tepat sebelum onigiri disajikan atau dimakan agar nantinya tidak sampai menyerap kelembaban nasi dan pada akhirnya berubah menjadi lembek dan tidak renyah.

Jika onigiri akan disimpan lebih lama, maka kamu dapat memisahkan nori dan nasi dengan pembungkus plastik agar norinya pun tetap terasa renyah. Di Jepang sendiri ternyata sudah banyak produk onigiri siap saji yang menggunakan plastik khusus untuk memisahkan nori dengan nasinya sampai dibuka oleh konsumen agar tidak mengalami perubahan tekstur.

Membuat onigiri khas Jepang sebetulnya bukan hanya soal membentuk nasi dan menambahkan isian, melainkan juga harus memperhatikan terkait pemilihan bahan dan teknik yang dilakukan. Dengan mengikuti tips-tips di atas, maka kamu bisa menikmati onigiri rumahan yang lezat, autentik, dan tahan lama. Jangan ragu untuk mencoba membuat onigiri di rumah dan sesuaikan dengan selera masing-masing.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian