Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Makanan dan Minuman Anti Mabuk Perjalanan untuk Bekal Mudik Lebaran

7 Makanan dan Minuman Anti Mabuk Perjalanan untuk Bekal Mudik Lebaran
Ilustrasi permen karet (Pexels/Vitor Monthay)
Intinya Sih
  • Mabuk perjalanan terjadi karena otak menerima sinyal yang gak sinkron dari mata, telinga bagian dalam, dan tubuh saat bergerak, menyebabkan mual, pusing, hingga muntah.
  • Tujuh makanan dan minuman seperti jahe, pisang, biskuit tawar, air kelapa, jeruk, serta permen mint dapat membantu meredakan gejala mabuk perjalanan selama mudik Lebaran.
  • Kombinasi konsumsi makanan ringan dan kebiasaan sehat seperti duduk menghadap arah perjalanan serta menghindari ponsel berlebihan bisa bantu cegah mabuk di perjalanan jauh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mudik Lebaran sering berarti perjalanan panjang, baik naik mobil, bus, kereta, maupun kapal. Bagi sebagian orang, perjalanan jauh bisa memicu mabuk perjalanan yang ditandai dengan pusing, mual, keringat dingin, bahkan muntah.

Secara medis, mabuk perjalanan terjadi ketika otak menerima sinyal yang gak sinkron dari mata, telinga bagian dalam, dan tubuh saat bergerak. Ketidaksesuaian sinyal ini memicu rasa mual dan gak nyaman selama perjalanan.

Selain obat, beberapa makanan dan minuman tertentu dapat membantu meredakan rasa mual. Kabar baiknya, banyak di antaranya cukup familier dan mudah dibawa saat mudik.

1. Permen jahe

Ilustrasi permen jahe
Ilustrasi permen jahe (Pexels/Mikhail Maslov)

Jahe dikenal sebagai bahan alami yang sering digunakan untuk meredakan mual. Kandungan senyawa seperti gingerol dapat membantu menenangkan sistem pencernaan dan mengurangi rasa mual saat perjalanan.

Kalau kamu gak sempat minum jahe hangat sesaat sebelum berangkat, permen jahe bisa jadi pilihan yang tepat.

2. Pisang

Ilustrasi pisang
Ilustrasi pisang (Pexels/Dom J)

Pisang termasuk buah yang mudah dicerna dan gak terlalu berat untuk lambung. Buah ini juga kaya kalium yang membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.

Saat seseorang mabuk perjalanan, tubuh bisa merasa lemas atau kehilangan cairan. Kandungan kalium pada pisang dapat membantu menjaga energi tubuh selama perjalanan.

Selain praktis dibawa, rasanya juga netral sehingga gak memicu mual berlebihan.

3. Biskuit atau roti tawar

Ilustrasi roti tawar
Ilustrasi roti tawar (Pexels/Lisa From Pexels)

Makanan yang kering dan ringan seperti biskuit, crackers, atau roti tawar sering disarankan bagi orang yang mudah mual.

Jenis makanan ini dapat membantu menyerap asam lambung dan menjaga perut tetap stabil tanpa membuat sistem pencernaan bekerja terlalu berat.

Tipsnya, makan sedikit sebelum berangkat agar perut gak kosong selama perjalanan.

4. Air kelapa

Ilustrasi air kelapa
Ilustrasi air kelapa (Pexels/Thunyarat Klaiklang)

Air kelapa termasuk minuman yang familier yang kaya akan elektrolit alami. Minuman ini membantu mencegah dehidrasi dan menjaga keseimbangan cairan tubuh yang penting untuk mengurangi rasa pusing dan mual saat perjalanan.

Selain itu, air kelapa juga gak mengandung kafein sehingga lebih aman untuk lambung yang sensitif dan menjaga kenyamanan selama perjalanan.

5. Jeruk atau air lemon

Ilustrasi buah jeruk
Ilustrasi buah jeruk (Pexels/Pixabay)

Rasa segar dari buah jeruk dapat membantu meredakan mual dan menyegarkan indera penciuman.

Mengisap potongan jeruk atau minum air lemon sering digunakan sebagai cara sederhana untuk membantu mengurangi rasa mual saat perjalanan. Buah ini juga membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.

6. Permen karet atau permen mint

Ilustrasi permen karet
Ilustrasi permen karet (Pexels/Vitor Monthay)

Mengunyah permen karet atau permen mint juga bisa membantu meredakan rasa mual. Gerakan mengunyah dan rasa segar dapat membantu mengalihkan perhatian otak dari sensasi mual.

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa mengunyah permen karet dapat membantu mengurangi gejala mabuk perjalanan pada kondisi tertentu.

Selain praktis dibawa, permen mint juga membantu menyegarkan napas selama perjalanan.

Selain memilih makanan yang tepat, beberapa kebiasaan seperti makan ringan sebelum perjalanan, menghindari makanan berminyak dan terlalu pedas, duduk menghadap arah perjalanan, melihat ke arah horizon atau keluar jendela, serta menghindari terlalu lama bermain ponsel di dalam kendaraan juga dapat dipraktikkan selama perjalanan.

Kombinasi pola makan yang tepat dan kebiasaan perjalanan yang baik dapat membantu mengurangi risiko mabuk perjalanan. Selamat mudik, semoga sampai ke tujuan dengan selamat, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Health

See More